<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kajian Bulanan Karyawan &#8211; Masjid Baiturrahman</title>
	<atom:link href="https://infobaiturrahman.com/category/kajian-khusus-karyawan-ti-pt-lestari-banten-energi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://infobaiturrahman.com</link>
	<description>Website DKM Baiturrahman - PT. Lestari Banten Energi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Jan 2025 08:42:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.1</generator>

<image>
	<url>https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2021/09/cropped-Masjid-Baiturrahman-1-32x32.png</url>
	<title>Kajian Bulanan Karyawan &#8211; Masjid Baiturrahman</title>
	<link>https://infobaiturrahman.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kajian Bulan Januari 2025 &#124; Karyawan LBE</title>
		<link>https://infobaiturrahman.com/2025/01/15/kajian-bulan-januari-2025-karyawan-lbe/</link>
					<comments>https://infobaiturrahman.com/2025/01/15/kajian-bulan-januari-2025-karyawan-lbe/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Haris]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jan 2025 06:51:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kajian Bulanan Karyawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infobaiturrahman.com/?p=3382</guid>

					<description><![CDATA[عَنْ أَنَسِ بنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم &#160;يَقُوْلُ :&#160; قَالَ اللهُ تَبَارَكَ وَ تَعَالَـى : يَا ابْنَ آدَمَ ، إنَّكَ مَا دَعَوْتَنِيْ وَرَجَوْتَنِيْ غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كَانَ فِيْكَ وَلَا أُبَالِيْ ، يَا ابْنَ آدَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ، ثُمَّ اسْتَغفَرْتَنِيْ ، غَفَرْتُ [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="972" height="985" src="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-14-at-08.33.03_141ad090.jpg" alt="" class="wp-image-3383" srcset="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-14-at-08.33.03_141ad090.jpg 972w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-14-at-08.33.03_141ad090-296x300.jpg 296w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-14-at-08.33.03_141ad090-768x778.jpg 768w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-14-at-08.33.03_141ad090-624x632.jpg 624w" sizes="(max-width: 972px) 100vw, 972px" /></figure>



<p>عَنْ أَنَسِ بنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم &nbsp;يَقُوْلُ :&nbsp; قَالَ اللهُ تَبَارَكَ وَ تَعَالَـى : يَا ابْنَ آدَمَ ، إنَّكَ مَا دَعَوْتَنِيْ وَرَجَوْتَنِيْ غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كَانَ فِيْكَ وَلَا أُبَالِيْ ، يَا ابْنَ آدَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ، ثُمَّ اسْتَغفَرْتَنِيْ ، غَفَرْتُ لَكَ وَلَا أُبَالِيْ ، يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِيْ بِقُرَابِ الْأَرْضِ خَطَايَا ، ثُمَّ لَقِيتَنيْ لَا تُشْرِكُ بِيْ شَيْئًا ، لَأَتَيْتُكَ بِقُرَابهَا مَغْفِرَةً&nbsp;</p>



<p>Dari Anas bin Mâlik Radhiyallahu anhu ia berkata, “Aku mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Allâh Azza wa Jalla berfirman, ‘Hai anak Adam! Sesungguhnya selama engkau berdo’a dan berharap hanya kepada-Ku, niscaya Aku mengampuni dosa-dosa yang telah engkau lakukan dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam ! Seandainya dosa-dosamu setinggi langit, kemudian engkau minta ampunan kepada-Ku, niscaya Aku mengampunimu dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam ! Jika engkau datang kepadaku dengan membawa dosa-dosa yang hampir memenuhi bumi kemudian engkau bertemu dengan-Ku dalam keadaan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu pun, niscaya Aku datang kepadamu dengan memberikan ampunan sepenuh bumi.” &nbsp;[HR. at-Tirmidzi, dan beliau berkata: Hadits ini hasan shahih].</p>



<p>Hadits ini menyebutkan tiga hal untuk mendapatkan ampunan :</p>



<span id="more-3382"></span>



<p>Pertama: Berdo’a disertai&nbsp; Harapan</p>



<p>يَا ابْنَ آدَمَ ، إنَّكَ مَا دَعَوْتَنِيْ وَرَجَوْتَنِيْ غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كَانَ فِيْكَ وَلَا أُبَالِيْ</p>



<p>Hai anak Adam! Sesungguhnya selama engkau berdo’a dan berharap hanya kepada-Ku, niscaya Aku mengampuni dosa-dosa yang telah engkau lakukan dan Aku tidak peduli</p>



<p>Berdo’a disertai&nbsp; harapan, karena do’a diperintahkan dan dijanjikan untuk dikabulkan. Allâh Azza wa Jalla berfirman,</p>



<p>وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ</p>



<p>“Dan Rabbmu berfirman, ‘Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu…’” [Ghâfir/40:60]</p>



<p>Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya, “Do’a adalah ibadah.” Kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam membacakan ayat di atas.<br>Namun do’a akan dikabulkan jika syarat-syaratnya terpenuhi dan tidak ada penghalang-penghalangnya. Terkadang pengabulan do’a tertunda karena tidak sebagian syaratnya tidak ada atau ada penghalangnya. Diantara syarat terkabulnya do’a ialah kehadiran hati dan mengharap kepada Allâh Azza wa Jalla agar dikabulkan. Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p>



<p>اُدْعُوا اللّٰـهَ وَأَنْتُمْ مُوْقِنُوْنَ بِالْإِجَابَةِ ، وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللّٰـهَ تَعَالَـى لَا يَسْتَجِيْبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لَاهٍ</p>



<p>Berdo’alah kepada Allâh dalam keadaan yakin akan dikabulkan dan ketahuilah Allâh tidak akan mengabulkan do’a dari hati yang lalai dan lengah.<br>Diantara rahmat Allah Azza wa Jalla kepada hamba-Nya ialah Allah Azza wa Jalla mengalihkan kebutuhan dunia yang dimohon seorang hamba dari hamba tersebut dan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik, misalnya dengan menyelamatkannya dari keburukan atau pengabulannya ditunda di akhirat atau dosanya terampunkan karenanya.</p>



<p>Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :</p>



<p>مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُوْ بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيْهِ إِثْمٌ وَلَا قَطِيْعَةُ رَحِمٍ إِلَّا أَعْطَاهُ اللهُ بِهَا إِحْدَى ثَلَاثٍ : إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ ، وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِـي الْآخِرَةِ ، وَإِمَّا أَنْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوْءِ مِثْلَهَـا. قَالُوْا: إِذًا نُكْثِرُ. قَالَ: اللهُ أكْثَرُ</p>



<p>Tidaklah seorang Muslim berdo’a dengan do’a yang tidak mengandung dosa dan pemutusan silaturahim, melainkan Allâh pasti akan memberinya satu dari tiga hal (yaitu) dikabulkan do’anya dengan segera, atau Dia akan menyimpan do’a tersebut baginya di akhirat kelak, atau Dia akan menghindarkan darinya keburukan yang semisalnya.” Maka para Shahabat pun berkata, “Kalau begitu, kita memperbanyak (berdo’a).” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Allah lebih banyak (memberikan pahala).”</p>



<p>Kesimpulannya, berdo’a mohon ampunan dengan mendesak disertai harapan kepada Allâh Azza wa Jalla itu menghasilkan ampunan.</p>



<p>Kedua: Senantiasa Istighfâr</p>



<p>يَا ابْنَ آدَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ، ثُمَّ اسْتَغفَرْتَنِيْ ، غَفَرْتُ لَكَ وَلَا أُبَالِيْ.</p>



<p>Hai anak Adam ! Seandainya dosa-dosamu setinggi langit, kemudian engkau minta ampunan kepada-Ku, niscaya Aku mengampunimu dan Aku tidak peduli</p>



<p>Istighfâr ialah meminta maghfirah (ampunan) sementara maghfirah adalah perlindungan dari pengaruh buruk dosa-dosa.</p>



<p>Allâh telah menjanjikan ampunan bagi orang yang beristighfâr kepada-Nya dari dosa-dosanya dan tidak terus-menerus mengerjakannya.</p>



<p>Dalam hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ,</p>



<p>أَذْنَبَ عَبْدٌ ذَنْبًا ، فَقَالَ: اَللَّهُمَّ اغْفِرْلِيْ ذَنْبِيْ. فَقَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى: أَذْنَبَ عَبْدِيْ ذَنْبًا فَعَلِمَ أَنَّ لَهُ رَبًّا يَغْفِرُ الذَّنْبَ وَيَأْخُذُ بِالذَّنْبِ . ثُمَّ عَادَ فَأَذْنَبَ ، فَقَالَ: أيْ رَبِّ اغْفِرْ لِيْ ذَنْبِيْ. فَقَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى: عَبْدِيْ أَذْنَبَ ذَنْبًا فَعَلِمَ أَنَّ لَهُ رَبًّا يَغْفِرُ الذَّنْبَ وَيَأْخُذُ بِالذَّنْبِ . ثُمَّ عَادَ فَأَذْنَبَ ، فَقَالَ: أيْ رَبِّ اغْفِرْ لِيْ ذَنْبِيْ. فَقَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى: أَذْنَبَ عَبْدِيْ ذَنْبًا فَعَلِمَ أَنَّ لَهُ رَبًّا يَغْفِرُ الذَّنْبَ وَيَأْخُذُ بِالذَّنْبِ ، اِعْمَلْ مَا شِئْتَ فَقَدْ غَفَرْتُ لَكَ .</p>



<p>Seorang hamba mengerjakan dosa kemudian&nbsp; berkata, ‘Ya Allâh, ampunilah aku.’ Allâh Azza wa Jalla berfirman, ‘Hamba-Ku mengerjakan dosa dan ia tahu bahwa ia mempunyai Rabb yang mengampuni dosa dan menyiksa karenanya.’ Kemudian hamba tersebut berbuat dosa lagi, lalu berkata, ‘Wahai Rabbku, ampunilah dosaku.’ Allâh Azza wa Jalla berfirman, ‘Hamba-Ku berbuat dosa dan ia tahu bahwa ia memiliki Rabb yang mengampuni dosa dan menyiksa karenanya.’ Kemudian hamba tersebut berbuat dosa lagi, lalu berkata, ‘Wahai Rabbku, ampunilah dosaku.’ Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman, ‘Hambaku berbuat dosa dan ia tahu bahwa ia memiliki Rabb yang mengampuni dosa dan menyiksa karenanya, berbuatlah sesuka engkau, Aku telah mengampunimu.’”</p>



<p>Ketiga, Tauhid Merupakan Faktor Terbesar Penyebab Ampunan</p>



<p>يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِيْ بِقُرَابِ الْأَرْضِ خَطَايَا ، ثُمَّ لَقِيتَنيْ لَا تُشْرِكُ بِيْ شَيْئًا ، لَأَتَيْتُكَ بِقُرَابهَا مَغْفِرَةً.</p>



<p>Hai anak Adam! Jika engkau datang kepadaku dengan membawa dosa-dosa hampir sepenuh bumi kemudian engkau bertemu dengan-Ku dalam keadaan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu pun, niscaya Aku datang kepadamu dengan memberikan ampunan sepenuh bumi.</p>



<p>Tauhid merupakan faktor terbesar penyebab ampunan. Barangsiapa tidak mempunyai tauhid, ia tidak mendapatkan ampunan. Barangsiapa membawa tauhid, sungguh ia membawa aspek terbesar penyebab ampunan. Allâh Azza wa Jalla berfiman :</p>



<p>إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ</p>



<p>Sesungguhnya Allâh tidak akan mengampuni dosa karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain dari (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki…” [an-Nisâ’/4:48]</p>



<p>Barangsiapa datang dengan bertauhid dan membawa kesalahan-kesalahan seberat bumi, ia ditemui Allâh dengan ampunan seberat bumi pula, namun ini sesuai dengan kehendak Allâh Azza wa Jalla . Jika Dia berkehendak, Dia mengampuninya. Jika Dia berkehendak, Dia menyiksanya karena dosa-dosanya, namun dia tidak kekal di neraka dan akhirnya akan dimasukkan surga. Jika tauhid seorang hamba dan keikhlasan kepada Allâh sempurna, syarat-syaratnya ditunaikan dengan hati, lisan dan anggota tubuhnya, atau dengan hati dan lisannya ketika hendak meninggal dunia, maka itu semua menyebabkan dirinya mendapatkan ampunan dari dosa-dosa silamnya dan menghalanginya masuk neraka.</p>



<p>Jadi, barangsiapa mengisi hatinya dengan tauhid, maka semua yang bertentangan dengannya akan tersingkir. Ketika itulah, seluruh dosa dan kesalahan-kesalahannya akan sirna meski sebanyak buih di laut. Kesalahan-kesalahan itu bisa saja berubah menjadi kebaikan. Karena tauhid adalah penghancur terbesar dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan. Jika salah satu biji sawi tauhid diletakkan di atas gunung dosa atau kesalahan, pastilah tauhid mengubah dosa dan kesalahan tersebut menjadi kebaikan. Inilah diantara keutamaan&nbsp;tauhid.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-15-at-12.44.00_4301be74-1024x1024.jpg" alt="" class="wp-image-3384" srcset="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-15-at-12.44.00_4301be74-1024x1024.jpg 1024w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-15-at-12.44.00_4301be74-300x300.jpg 300w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-15-at-12.44.00_4301be74-150x150.jpg 150w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-15-at-12.44.00_4301be74-768x768.jpg 768w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-15-at-12.44.00_4301be74-1536x1536.jpg 1536w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-15-at-12.44.00_4301be74-624x624.jpg 624w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-15-at-12.44.00_4301be74.jpg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infobaiturrahman.com/2025/01/15/kajian-bulan-januari-2025-karyawan-lbe/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kajian Bulan November 2024 &#124; Karyawan LBE</title>
		<link>https://infobaiturrahman.com/2024/11/06/kajian-bulan-november-2024-karyawan-lbe/</link>
					<comments>https://infobaiturrahman.com/2024/11/06/kajian-bulan-november-2024-karyawan-lbe/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Haris]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Nov 2024 06:36:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kajian Bulanan Karyawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infobaiturrahman.com/?p=3354</guid>

					<description><![CDATA[Takwa merupakan wasiat Allah kepada hamba-hamba-Nya yang pertama hingga yang terakhir. Takwa merupakan faktor yang menjadikan manusia dapat memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Hakikat takwa, ialah kita mencari perisai yang bisa melindungi diri dari adzab Allah. Yaitu dengan cara menjalankan setiap perintah Allah dan menjauhi setiap larangan-Nya. Apabila mampu berbuat demikian, maka kita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="975" height="975" src="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-05-at-12.47.35_1ad37a41.jpg" alt="" class="wp-image-3355" srcset="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-05-at-12.47.35_1ad37a41.jpg 975w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-05-at-12.47.35_1ad37a41-300x300.jpg 300w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-05-at-12.47.35_1ad37a41-150x150.jpg 150w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-05-at-12.47.35_1ad37a41-768x768.jpg 768w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-05-at-12.47.35_1ad37a41-624x624.jpg 624w" sizes="(max-width: 975px) 100vw, 975px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-06-at-12.56.34_09e34256-1024x1024.jpg" alt="" class="wp-image-3356" srcset="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-06-at-12.56.34_09e34256-1024x1024.jpg 1024w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-06-at-12.56.34_09e34256-300x300.jpg 300w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-06-at-12.56.34_09e34256-150x150.jpg 150w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-06-at-12.56.34_09e34256-768x768.jpg 768w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-06-at-12.56.34_09e34256-624x624.jpg 624w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-06-at-12.56.34_09e34256.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Takwa merupakan wasiat Allah kepada hamba-hamba-Nya yang pertama hingga yang terakhir. Takwa merupakan faktor yang menjadikan manusia dapat memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akhirat.</p>



<p>Hakikat takwa, ialah kita mencari perisai yang bisa melindungi diri dari adzab Allah. Yaitu dengan cara menjalankan setiap perintah Allah dan menjauhi setiap larangan-Nya. Apabila mampu berbuat demikian, maka kita akan menjadi orang yang bertakwa kepada Allah. Untuk itu, semestinya kita berhati-hati dalam bertindak, bersikap cermat dan berilmu tentang halal dan haram.</p>



<p>‘Umar bin Khaththab pernah bertanya kepada Abu Musa tentang hakikat takwa. Abu Musa menjawab: ”Wahai Amirul-Mukminin, apa yang akan engkau lakukan apabila engkau sedang berjalan di tempat yang penuh duri?”</p>



<p>Maka ‘Umar menjawab: ”Aku akan melihat kepada kakiku. Sehingga aku bisa mengetahui, apakah aku pijakkan di atas duri, ataukah di tempat yang aman”.</p>



<p>Inilah hakikat takwa, dengan selalu melihat setiap perbuatan kita, apakah termasuk perbuatan yang diridhai Allah Ta’ala, ataukah sebaliknya? Apabila termasuk perbuatan yang dibenci Allah, maka wajib bagi kita untuk meninggalkannya. Jangan sampai Allah melihat kita berada dalam keadaan yang tidak Dia sukai.</p>



<p>Adapun ketaatan terhadap perintah-perintah-Nya akan menjadi penyebab kebahagiaan kita di dunia dan akhirat. Allah berfirman:</p>



<p>إِنَّ الْأَبْرَارَ لَفِي نَعِيمٍ﴿١٣﴾وَإِنَّ الْفُجَّارَ لَفِي جَحِيمٍ</p>



<p>Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti benar-benar berada dalam surga yang penuh kenikmatan, dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka. [al-Infithâr/82:13-14].</p>



<p>Al-abrâr (orang yang suka berbuat kebaikan), ia akan selalu dalam kenikmatan yang diberikan Allah di dunia maupun di akhirat. Adapun kaum fajir (orang yang suka berbuat kejahatan), maka mereka akan selalu berada dalam kesengsaraan di dunia dan akhirat.</p>



<p>Jadi, seseorang akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan juga di akhirat dengan 2 hal: Takwa kepada Allah, dan juga beramal shalih.</p>



<p>Allah menyebutkan di dalam firman-Nya</p>



<p>يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ</p>



<p>Allah menunjukkan kepada kita dua perkara agung. Barang siapa melaksanakan dua perkara ini, maka maka ia termasuk orang yang bertakwa.</p>



<p>Pertama, yaitu muhasabah. Yakni, hendaklah setiap jiwa melihat apa yang telah ia persiapkan untuk hari esok.</p>



<p>Perkara penting kedua, yang Allah tunjukkan kepada kita, yaitu muroqobah. Yakni, sifat seseorang yang merasa selalu dilihat dan diawasi oleh Allah Ta’ala. Sebagaimana firman Allah di akhir ayat …. إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ.</p>



<p>Imam Ibnu al-Qayyim menjelaskan bahwa murâqabah, yaitu selalu merasa diawasi oleh Allâh Azza wa Jalla , merupakan asas bagi semua amalan hati dan merupakan tiang bagi semua amalan hati. Sikap tenang dan khusyu’ dalam menjalankan ibadah kepada Allâh Subhanahu wa Ta’ala , berpangkal pada murâqabah ini. Bahkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjadikan semua pokok dan semua cabang amalan hati terangkum pada satu kalimat (yang intinya adalah murâqabah), yaitu sabda Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam:</p>



<p>أَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ<br>&#8220;(Ihsan ialah) apabila engkau beribadah kepada Allâh seakan-akan engkau melihatNya. Maka apabila engkau tidak melihatNya, maka sesungguhnya Allâh melihatmu.&#8221;</p>



<p>Demikianlah, muroqobah merupakan hal penting yang sangat membantu seseorang untuk takwa kepada Allah Ta’ala. Oleh karena itu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berwasiat kepada Mu’adz bin Jabal dengan sabdanya: ”Bertakwalah kepada Allah dimana saja engkau&nbsp;berada..&#8221;</p>



<p>Berikut adalah rekaman Kajian Karyawan, 6 November 2024</p>



<figure class="wp-block-audio"><audio controls src="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/11/Kajian-Karyawan-6-November-2024-new.mp3"></audio></figure>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infobaiturrahman.com/2024/11/06/kajian-bulan-november-2024-karyawan-lbe/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		<enclosure url="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/11/Kajian-Karyawan-6-November-2024-new.mp3" length="22341424" type="audio/mpeg" />

			</item>
		<item>
		<title>Kajian Bulan Agustus 2024 &#124; Karyawan LBE</title>
		<link>https://infobaiturrahman.com/2024/08/14/kajian-bulan-agustus-2024-karyawan-lbe/</link>
					<comments>https://infobaiturrahman.com/2024/08/14/kajian-bulan-agustus-2024-karyawan-lbe/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Haris]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Aug 2024 05:42:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kajian Bulanan Karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian karyawan LBE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infobaiturrahman.com/?p=3326</guid>

					<description><![CDATA[Seorang muslim yang bertauhid namun melakukan perbuatan dosa, kelak dia akan masuk surga selama tidak melakukan kesyirikan atau kafir. Akan tetapi dia harus mampir terlebih dahulu di neraka jahannam sampai waktu yang telah Allah Subhanahu wa ta ‘ala tentukan untuk membersihkan dosa-dosanya. Jika dosa-dosanya telah bersih, maka barulah dia dikeluarkan dari neraka dan di masukkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="979" height="973" src="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/08/1000712534-1.jpg" alt="" class="wp-image-3328" srcset="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/08/1000712534-1.jpg 979w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/08/1000712534-1-300x298.jpg 300w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/08/1000712534-1-150x150.jpg 150w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/08/1000712534-1-768x763.jpg 768w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/08/1000712534-1-624x620.jpg 624w" sizes="auto, (max-width: 979px) 100vw, 979px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/08/1000712402-1024x1024.jpg" alt="" class="wp-image-3329" srcset="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/08/1000712402-1024x1024.jpg 1024w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/08/1000712402-300x300.jpg 300w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/08/1000712402-150x150.jpg 150w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/08/1000712402-768x768.jpg 768w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/08/1000712402-1536x1536.jpg 1536w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/08/1000712402-624x624.jpg 624w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/08/1000712402.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Seorang muslim yang bertauhid namun melakukan perbuatan dosa, kelak dia akan masuk surga selama tidak melakukan kesyirikan atau kafir. Akan tetapi dia harus mampir terlebih dahulu di neraka jahannam sampai waktu yang telah Allah Subhanahu wa ta ‘ala tentukan untuk membersihkan dosa-dosanya. Jika dosa-dosanya telah bersih, maka barulah dia dikeluarkan dari neraka dan di masukkan ke dalam surga. Semua itu terjadi karena surga tidak akan dimasuki oleh seseorang yang masih memiliki dosa.</p>



<p>Oleh karenanya penting bagi kita untuk mengenal perkara-perkara apa yang bisa menggugurkan dosa-dosa kita. Sehingga kelak kita bisa bertemu dengan Allah Subhanahu wa ta’ala dalam keadaan dosa-dosa telah berguguran, dan Allah pun memasukkan kita ke dalam surga secara langsung. Semoga Allah Subhanahu wa ta’ala memasukkan kita semua dalam surgaNya.</p>



<p>Diantara Sebab Penggugur Dosa adalah :</p>



<p>1. Taubat</p>



<p>Taubat adaalah perkara yang disepakati oleh kaum muslimin dapat mengugurkan dosa. Dan Allah Subhanahu wa ta’ala telah berfirman,</p>



<p>قُلْ يَاعِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ</p>



<p>“Katakanlah, ‘Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang’.” (QS. Az-Zumar : 53)</p>



<p>Tidak mungkin bagi seseorang menjalani kehidupannya tanpa dosa. Pasti seseorang pernah terjerumus dalam perbuatan dosa.</p>



<p>Oleh karenanya tatkala seseorang terjerumus ke dalam suatu perbuatan dosa, hendkanya dia bertaubat kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Dan juga hendaknya seseorang berhusnudzan kepada Allah bahwa pasti Allah akan mengampuni dosa-dosanya.</p>



<p>2. Istighfar</p>



<p>Ketahuilah bahwa orang-orang yang banyak beristighfar akan diberikan oleh Allah banyak kebaikan dari dunia maupun akhirat. Lihatlah balasan dunia bagi orang-orang yang senantiasa beristighfar dalam firman Allah Subahanhu wa ta’ala tentang perkataan Nabi Nuh ‘alaihissalam,</p>



<p>وا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (10) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا (11) وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا (12) مَا لَكُمْ لَا تَرْجُونَ لِلَّهِ وَقَارًا (13)</p>



<p>“Maka aku (Nuh) berkata (kepada kaumnya), “Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, Sungguh, Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu.”Mengapa kamu tidak takut akan kebesaran Allah?”. (QS.&nbsp;Nuh&nbsp;:&nbsp;10-13)</p>



<p>Maka Sungguh beruntunglah orang-orang yang banyak beristighfar kepada Allah. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p>



<p>طُوبَى لِمَنْ وَجَدَ فِي صَحِيفَتِهِ اسْتِغْفَارًا كَثِيرًا} سنن ابن ماجه (2/ 1254{(</p>



<p>“Beruntunglah bagi orang yang mendapatkan didalam catatan amalnya istighfar yang banyak.” (HR. Ibnu Majah 2/1254 no. 3818)</p>



<p>3. Amal Sholih</p>



<p>Kebaikan dan amal salih adalah di antara hal-hal yang dapat menggugurkan dosa-dosa. Di antara dalil yang menyebutkan hal ini adalah firman Allah Subahanahu wa ta’ala,</p>



<p>وَأَقِمِ الصَّلَاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنَ اللَّيْلِ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ذَلِكَ ذِكْرَى لِلذَّاكِرِينَ (114)</p>



<p>“Dan laksanakanlah shalat pada kedua ujung siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan malam. Perbuatan-perbuatan baik itu menghapus kesalahan-kesalahan. Itulah peringatan bagi orang-orang yang selalu mengingat (Allah).” (QS. Hud : 114)</p>



<p>4. Musibah yang Allah timpakan kepadanya</p>



<p>Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p>



<p>مَا يُصِيبُ المُسْلِمَ، مِنْ نَصَبٍ وَلاَ وَصَبٍ، وَلاَ هَمٍّ وَلاَ حُزْنٍ وَلاَ أَذًى وَلاَ غَمٍّ، حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا، إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ</p>



<p>“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan keletihan, kehawatiran dan kesedihan, dan tidak juga gangguan dan kesusahan bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya.” (HR. Bukhari 7/ 114 no. 5641)</p>



<p>5. Syafa&#8217;at dari Nabi di hari kiamat</p>



<p>Terlalu banyak dalil yang menunjukkan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi syafa’at kepada umatnya. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p>



<p>شَفَاعَتِي لِأَهْلِ الكَبَائِرِ مِنْ أُمَّتِي</p>



<p>“Syafa’atku untuk ummatku yang berbuat dosa dosa besar.” (HR. Tirmidzi 4/625 no. 2436)</p>



<p>Akan tetapi perlu diketahui bahwa ada syarat seseorang untuk bisa mendapatkan syafaat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu tidak boleh berbuat syirik. Oleh karenanya tatkala Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,</p>



<p>يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَنْ أَسْعَدُ النَّاسِ بِشَفَاعَتِكَ يَوْمَ القِيَامَةِ؟ فَقَالَ: ” لَقَدْ ظَنَنْتُ، يَا أَبَا هُرَيْرَةَ، أَنْ لاَ يَسْأَلَنِي عَنْ هَذَا الحَدِيثِ أَحَدٌ أَوَّلُ مِنْكَ، لِمَا رَأَيْتُ مِنْ حِرْصِكَ عَلَى الحَدِيثِ، أَسْعَدُ النَّاسِ بِشَفَاعَتِي يَوْمَ القِيَامَةِ مَنْ قَالَ: لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، خَالِصًا مِنْ قِبَلِ نَفْسِه</p>



<p>“Wahai Rasulullah, siapa manusia yang paling beruntung dengan syafaatmu pada hari kiamat?” Nabi menjawab: “Hai Abu Hurairah, saya sudah beranggapan bahwa tak seorangpun lebih dahulu menanyakan masalah ini kepadaku daripada dirimu, dikarenakan kulihat semangatmu mencari hadits, Manusia yang paling beruntung dengan syafaatku pada hari kiamat adalah yang mengucapkan laa-ilaaha-illa-llaah, dengan tulus dari lubuk hatinya.” (HR. Bukhari 8/117 no. 6570)</p>



<p>6. Rahmat Allah kepada seorang Hamba</p>



<p>Sangat mudah bagi Allah Subhanahu wa ta’ala untuk menggugurkan dosa seorang hamba secara tiba-tiba karena kasih sayang Allah kepada hambaNya. Oleh karenanya Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,</p>



<p>وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ (30)</p>



<p>“Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu).”(QS. Asy-Syura : 30)</p>



<p>Ini menunjukkan bahwa tidak ada sebab khusus untuk Allah mengampuni kesalahan seorang hamba. Akan tetapi rahmat dan ampunan tersebut diberikan karena kasih sayang Allah kepada seorang hamba.</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infobaiturrahman.com/2024/08/14/kajian-bulan-agustus-2024-karyawan-lbe/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kajian Bulan Maret 2024 &#124; Karyawan LBE</title>
		<link>https://infobaiturrahman.com/2024/03/07/kajian-bulan-maret-2024-karyawan-lbe/</link>
					<comments>https://infobaiturrahman.com/2024/03/07/kajian-bulan-maret-2024-karyawan-lbe/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Haris]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Mar 2024 09:55:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kajian Bulanan Karyawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infobaiturrahman.com/?p=3140</guid>

					<description><![CDATA[Bekal Ramadhan Ramadhan adalah bulan yang di tunggu oleh semua Muslim, sebagai seorang mu&#8217;min hendaklah kita menyambut Ramadhan kita dengan ilmu. Kenapa? Agar jangan sampai Kita melalui Ramadhan dengan tidak mendapat apa-apa. Rasulullah mengingatkan dalam sabdanya: رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الْجُوعُ وَالْعَطَشُ ، وَرُبَّ قَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ قِيَامِهِ السَّهَرُ &#8220;Berapa banyak orang yang berpuasa, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="723" height="1024" src="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-07-at-09.17.30_d890cd9f-723x1024.jpg" alt="" class="wp-image-3141" srcset="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-07-at-09.17.30_d890cd9f-723x1024.jpg 723w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-07-at-09.17.30_d890cd9f-212x300.jpg 212w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-07-at-09.17.30_d890cd9f-768x1087.jpg 768w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-07-at-09.17.30_d890cd9f-624x884.jpg 624w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-07-at-09.17.30_d890cd9f.jpg 904w" sizes="auto, (max-width: 723px) 100vw, 723px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-07-at-13.11.41_03a3bdb5-1024x1024.jpg" alt="" class="wp-image-3142" srcset="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-07-at-13.11.41_03a3bdb5-1024x1024.jpg 1024w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-07-at-13.11.41_03a3bdb5-300x300.jpg 300w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-07-at-13.11.41_03a3bdb5-150x150.jpg 150w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-07-at-13.11.41_03a3bdb5-768x768.jpg 768w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-07-at-13.11.41_03a3bdb5-1536x1536.jpg 1536w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-07-at-13.11.41_03a3bdb5-624x624.jpg 624w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-07-at-13.11.41_03a3bdb5.jpg 1600w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p><strong>Bekal Ramadhan</strong></p>



<p>Ramadhan adalah bulan yang di tunggu oleh semua Muslim, sebagai seorang mu&#8217;min hendaklah kita menyambut Ramadhan kita dengan ilmu. Kenapa? Agar jangan sampai Kita melalui Ramadhan dengan tidak mendapat apa-apa.</p>



<p>Rasulullah mengingatkan dalam sabdanya:</p>



<p>رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الْجُوعُ وَالْعَطَشُ ، وَرُبَّ قَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ قِيَامِهِ السَّهَرُ</p>



<p>&#8220;Berapa banyak orang yang berpuasa, hanya mendapatkan dari puasanya rasa lapar dan haus saja, dan berapa banyak orang yang melakukan qiyamullail hanya mendapatkan dari qiyamullailnya terjaga (begadang) saja.&#8221;</p>



<p>Banyak yang puasa namun masih berdusta, masih menyia-nyiakan waktu nya, Rasulullah bersabda:</p>



<p>مَن لم يَدَعْ قول الزُّور والعملَ به والجهلَ، فليس للهِ حاجةٌ أن يَدَعَ طعامه وشرابه</p>



<p>&#8220;Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dan amalan dusta, maka Allah tidak butuh dengan makanan dan minuman yang ditinggalkannya (puasa).&#8221;</p>



<p>Maka sungguh aneh seorang yang rela meninggalkan hal yang halal demi puasa namun masih mengerjakan yang Haram.</p>



<p>Maka bagaimana agar kita bisa memanfaatkan waktu kita agar bermanfaat selama Bulan Ramadhan? Diantaranya adalah:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Berkhidmah membantu Ibu dan Bapaknya. Jangan sampai kita menyia-nyiakan kesempatan kita untuk berbakti Kepada orangtua kita. Rasulullah bersabda:</li>
</ol>



<p>رغم أنف، ثم رغم أنف، ثم رغم أنف من أدرك أبويه عند الكبر أحدُهما أو كلاهما فلم يدخل الجنة</p>



<p>&#8220;Celakalah seorang hamba, jika mendapati kedua atau salah satu orang tuanya masih hidup, namun keberadaan kedua orang tuanya tidak membuatnya masuk ke dalam surga”</p>



<ol class="wp-block-list" start="2">
<li>Menghadiri majelis-majelis Ilmu.<br>Rasulullah bersabda:</li>
</ol>



<p>إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الْجَنَّةِ فَارْتَعُوا قَالُوا وَمَا رِيَاضُ الْجَنَّةِ قَالَ حِلَقُ الذِّكْرِ</p>



<p>“Jika kamu melewati taman-taman Surga, maka singgahlah dengan senang.” Para sahabat bertanya,”Apakah taman-taman Surga itu?” Beliau menjawab,”Halaqah-halaqah (majelis-majelis) Ilmu. &#8220;</p>



<ol class="wp-block-list" start="3">
<li>Membaca buku-buku Agama atau Majalah Islami.<br>Allah berfirman:<br>اقرأ وربك الاكرم</li>
</ol>



<p>&#8220;Bacalah, Dan Tuhammu yang Maha Dermawan&#8221;</p>



<p>Bacalah, belajarlah Dan Allah yang akan memberikan Ilmu Kepada kita. Karena pintar itu tidak Wajib, yang Wajib adalah belajar.</p>



<ol class="wp-block-list" start="4">
<li>Mendengarkan kajian sunnah.</li>



<li>Menyendiri Dan menangisi kesalahan.</li>
</ol>



<p>Karena diantara 7 golongan yang Allah selamatkan pada beratnya hari Kiamat adalah mereka yang menyendiri mengingat Allah hingga menetes&nbsp;Air&nbsp;mata&nbsp;nya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infobaiturrahman.com/2024/03/07/kajian-bulan-maret-2024-karyawan-lbe/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kajian Bekal Ramadhan 1445 H</title>
		<link>https://infobaiturrahman.com/2024/03/07/kajian-bekal-ramadhan-1445-h/</link>
					<comments>https://infobaiturrahman.com/2024/03/07/kajian-bekal-ramadhan-1445-h/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Mar 2024 17:55:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kajian Bulanan Karyawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infobaiturrahman.com/?p=3115</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="724" height="1024" src="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/Kajian-Bekal-Ramadhan-maret-2024-724x1024.png" alt="" class="wp-image-3116" srcset="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/Kajian-Bekal-Ramadhan-maret-2024-724x1024.png 724w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/Kajian-Bekal-Ramadhan-maret-2024-212x300.png 212w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/Kajian-Bekal-Ramadhan-maret-2024-768x1086.png 768w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/Kajian-Bekal-Ramadhan-maret-2024-1086x1536.png 1086w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/Kajian-Bekal-Ramadhan-maret-2024-624x883.png 624w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2024/03/Kajian-Bekal-Ramadhan-maret-2024.png 1414w" sizes="auto, (max-width: 724px) 100vw, 724px" /></figure>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infobaiturrahman.com/2024/03/07/kajian-bekal-ramadhan-1445-h/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kajian Bulan November 2023 &#124; Karyawan LBE</title>
		<link>https://infobaiturrahman.com/2023/11/22/kajian-bulan-november-2023-karyawan-lbe/</link>
					<comments>https://infobaiturrahman.com/2023/11/22/kajian-bulan-november-2023-karyawan-lbe/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Haris]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Nov 2023 07:05:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kajian Bulanan Karyawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infobaiturrahman.com/?p=3075</guid>

					<description><![CDATA[6 Tahapan Setan Menyesatkan Manusia Ada beberapa murid nabi yang keluar dari islam, disebabkan terlalu berlebihan dalam mengagungkan nabi, sehingga ketika nabi wafat, mereka tergoda tipuan syaithan hingga keluar dari islam. Adapula seorang Ahli ibadah di zaman ibnu qayyim, nampak bekas bekas ibadah di wajahnya, seorang yang amat taat, dan tidak pernah bermaksiat kepada Allah. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="576" height="1024" src="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231121-WA0019-576x1024.jpg" alt="" class="wp-image-3076" srcset="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231121-WA0019-576x1024.jpg 576w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231121-WA0019-169x300.jpg 169w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231121-WA0019-624x1109.jpg 624w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231121-WA0019.jpg 720w" sizes="auto, (max-width: 576px) 100vw, 576px" /></figure>



<p></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/11/InFrame_1700636237728-1024x1024.jpg" alt="" class="wp-image-3077" srcset="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/11/InFrame_1700636237728-1024x1024.jpg 1024w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/11/InFrame_1700636237728-300x300.jpg 300w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/11/InFrame_1700636237728-150x150.jpg 150w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/11/InFrame_1700636237728-768x768.jpg 768w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/11/InFrame_1700636237728-1536x1536.jpg 1536w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/11/InFrame_1700636237728-624x624.jpg 624w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/11/InFrame_1700636237728.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p><strong>6 Tahapan Setan Menyesatkan Manusia</strong> </p>



<p>Ada beberapa murid nabi yang keluar dari islam, disebabkan terlalu berlebihan dalam mengagungkan nabi, sehingga ketika nabi wafat, mereka tergoda tipuan syaithan hingga keluar dari islam.</p>



<p>Adapula seorang Ahli ibadah di zaman ibnu qayyim, nampak bekas bekas ibadah di wajahnya, seorang yang amat taat, dan tidak pernah bermaksiat kepada Allah. Suatu hari, ia melihat wanita yang amat cantik, ia menyukai wanita itu begitupun sebaliknya. Akan tetapi wanita itu seorang nasrani, disinilah syaithan menggoda lelaki tersebut, hingga akhirnya ia keluar dari agama Islam.</p>



<p>Bahkan  pada zaman dahulu ketika bekum ada elektronik dsb, betapa lihainya syaithan menggoda manusia, menjerumuskannya kedalam kesesatan hingga bahkan seorang yang ahli ibadah sekalipun terjerumus hingga mati dalam keadaan kafir. Allah abadikan sumpah syaithan dalam surah Al-A&#8217;raf ayat 17, tentang bagaimana syaithan akan menyesatkan manusia, dari segala arah, sampai tidak ada lagi manusia yang bersyukur.</p>



<p>Banyak diantara kita membayangkan syaithan adalah makhluk yang menyeramkan, akan tetapi syaithan sebenarnya adalah sifat, sifat sifat yang amat buruk, sehingga cara memerangi nya ialah dengan nasihat, ayat ayat dan hadits hadits. Oleh karena itu, iblis akan selalu menjerumuskan manusia kedalam kesesatan, hingga akhirnya masuk kedalam neraka. Diantaranya :</p>



<p>1. Syaithan akan menjerumuskan manusia kedalam kesyirikan,  melalui berbagai macam cara hingga akhirnya seorang keluar dari Islam. </p>



<p>2. Syaithan akan menggoda manusia agar menghiasi amalannya dengan hal hal yang tidak pernah dicontohkan Rasulullah (Bid&#8217;ah). </p>



<p>3. Syaithan akan mengajak manusia melakukan dosa besar. Seperti Durhaka kepada orangtuanya, dan sebagainya.</p>



<p>4. Jika gagal, Syaithan akan mengajak manusia untuk melakukan dosa dosa kecil, hingga tertumpuk dosa itu menjadi sangat banyak. </p>



<p>5. Jika gagal dengan dosa kecil, maka syaithan akan menggoda manusia dengan Hal hal mubah, yang jika terlalu berlebihan akan membawa kepada hal yang diharamkan Allah. Misalnya : Seseorang mengobrol terlalu banyak hingga tak terasa lisannya mengatakan hal hal buruk (Ghibah). </p>



<p>6. Jika masih gagal dengan hal-hal, Syaithan akan mengajak manusia untuk menyingkirkan yg afdhol dan mengerjakan yang tidak Afdhol.</p>



<p>Contoh : Rasulullah bersabda &#8220;Jika sholat didirikan, maka tidak ada sholat kecuali yang fardhu&#8221; Maka jika iqomah dikumandangkan hendaknya seseorang memutus sholat sunnah nya dan bersegera melaksanakan sholat wajib. </p>



<p>Contoh lainnya, ketika imam sudah ruku&#8217;, ia malah sibuk bersiwak. Bersiwak adalah hal yang sunnah, akan tetapi hal yang wajib harus didahulukan daripada yang sunnah.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infobaiturrahman.com/2023/11/22/kajian-bulan-november-2023-karyawan-lbe/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kajian Bulan Oktober 2023 Karyawan LBE</title>
		<link>https://infobaiturrahman.com/2023/10/11/kajian-bulan-oktober-2023-karyawan-lbe/</link>
					<comments>https://infobaiturrahman.com/2023/10/11/kajian-bulan-oktober-2023-karyawan-lbe/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Haris]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Oct 2023 06:13:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kajian Bulanan Karyawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infobaiturrahman.com/?p=3055</guid>

					<description><![CDATA[Karakter Penghuni Surga Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh…Kita semua pasti bercita-cita ingin masuk surga, bukan hanya orang-orang sholih saja.Bahkan para nabi juga demikian sebagaimana do&#8217;a nabi Ibrohim alaihisaalam yg Allah تعالى abadikan dalam Al Quran : وَٱجْعَلْنِى مِن وَرَثَةِ جَنَّةِ ٱلنَّعِيمِ Artinya: &#8221;Dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan&#8221; (Q.S as syuara 85)Begitupula [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/10/IMG-20231008-WA0010-1024x1024.jpg" alt="" class="wp-image-3056" srcset="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/10/IMG-20231008-WA0010-1024x1024.jpg 1024w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/10/IMG-20231008-WA0010-300x300.jpg 300w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/10/IMG-20231008-WA0010-150x150.jpg 150w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/10/IMG-20231008-WA0010-768x768.jpg 768w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/10/IMG-20231008-WA0010-624x624.jpg 624w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/10/IMG-20231008-WA0010.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p><strong>Karakter Penghuni Surga</strong></p>



<p>Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh…<br>Kita semua pasti bercita-cita ingin masuk surga, bukan hanya orang-orang sholih saja.Bahkan para nabi juga demikian sebagaimana do&#8217;a nabi Ibrohim alaihisaalam yg Allah تعالى abadikan dalam Al Quran :</p>



<p>وَٱجْعَلْنِى مِن وَرَثَةِ جَنَّةِ ٱلنَّعِيمِ </p>



<p>Artinya: <em>&#8221;Dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan&#8221;</em> (Q.S as syuara 85)<br>Begitupula dengan Nabi kita Muhammad صل الله عليه dalam banyak do&#8217;anya meminta surga :<br>اللهم إني أسألك الجنة</p>



<p>Artinya : <em>&#8220;Ya allah sesungguhnya aku memohon surga&#8221;</em><br>Nabi Muhammad juga menganjurkan kepada kita untuk meminta surga yg paling tinggi sebagaimana sabdanya :</p>



<p>فإذا سألتم الله فاسألواه الفردوس فإنه أوسط الجنة وأعلى الجنة</p>



<p>Artinya : <em>&#8220;Apabila km meminta kepada Allah maka mintalah surga firdaus, karena ia termasuk surga paling tengah Dan paling tinggi&#8221;</em><br>Kerinduan seorang mukminn dengan surga adalah tabiat dalam kehidupan dunia ini.Oleh Karen itu, Allah menjadikan kehidupan dunia terkontamisi degan rasa sedih,kecewa,galau, khawatir dll.Sejak Allah turunkan nenek moyang kita Nabi Adam dan Siti Hawa dari surga Allah berfirman :</p>



<p>فَقُلْنَا يَا آدَمُ إِنَّ هَذَا عَدُوٌّ لَكَ وَلِزَوْجِكَ فَلَا يُخْرِجَنَّكُمَا مِنَ الْجَنَّةِ فَتَشْقَى (۱۱۷)<br><em>“Kemudian kami berfirman,”Wahai Adam! Sungguh ini (Iblis) musuh bagimu dan bagi istrimu, maka sekali-kali jangan sampai dia mengeluarkan kamu berdua dari surga, nanti kamu celaka”</em> (Q.s taha 117)</p>



<p>Ini berarti dahulu tatkala nabi Adam dan Siti Hawa masih di surga diliputi degan kenikmatan yg luar biasa sebagaimana firaman Allah تعالى :</p>



<p>إِنَّ لَكَ أَلَّا تَجُوعَ فِيهَا وَلَا تَعْرَى (۱۱۸) وَأَنَّكَ لَا تَظْمَأُ فِيهَا وَلَا تَضْحَى (۱۱۹)<br><em>“Sungguh ada (jaminan) untukmu di sana, engkau tidak kelaparan dan tidak akan telanjang. Dan sungguh di sana engkau tidak akan merasa dahaga dan tidak akan ditimpa panas maThahari”</em>(Qs.taha 118-119)</p>



<p>Intinya di surga kemana mata memandang itu kita akan  melihat kenikmatan demi kenikmatan, Allah berfirman :</p>



<p>وَاِذَا رَاَيْتَ ثَمَّ رَاَيْتَ نَعِيْمًا وَّمُلْكًا كَبِيْرًا<br>Artinya: <em>&#8221;Dan apabila engkau melihat (keadaan) di sana (surga), niscaya engkau akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar&#8221;</em>.(Q.s Al insan 20)</p>



<p>Lantas bagaimna <strong>kriteria penghuni surga yg dijanjikan oleh Allah?</strong> kita akan membahsanya sesuai dengan firaman Allah dalam surah Ali Imran ayat 133-136 Allah berfirman :</p>



<p>۞ وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ (133) الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ (134)وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَن يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَىٰ مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ (135)أُولَٰئِكَ جَزَاؤُهُم مَّغْفِرَةٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَجَنَّاتٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ وَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ (136)</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/10/InFrame_1697004229587-1024x1024.jpg" alt="" class="wp-image-3057" srcset="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/10/InFrame_1697004229587-1024x1024.jpg 1024w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/10/InFrame_1697004229587-300x300.jpg 300w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/10/InFrame_1697004229587-150x150.jpg 150w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/10/InFrame_1697004229587-768x768.jpg 768w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/10/InFrame_1697004229587-1536x1536.jpg 1536w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/10/InFrame_1697004229587-624x624.jpg 624w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/10/InFrame_1697004229587.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Artinya: &#8216;<em>&#8216;Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan untuk mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.(133) yaitu <strong>orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.</strong>(134) Dan (juga) <strong>orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau mendzalimi diri sendiri, ia segera mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, </strong>dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa-dosanya selain Allah? Mereka pun tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui.(135) Balasan bagi mereka ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang beramal&#8221;</em>.<em> (136)</em></p>



<p>Pada ayat pertama Allah mengatakan            &#8221; و سارعوا&#8221; yakni <em><strong>&#8221; bersegeralah&#8221;</strong></em> pada surah yang lain Allah juga mengatakan &#8220;وسابقوا&#8221; <em><strong>&#8220;berlombalah&#8221; </strong></em>Dan Allah juga mengatakan &#8220;وفى ذالك فليتنافس المتنافسون&#8221; <em><strong>&#8220;Dan dalam (nikmat surga) tersebut hendaknya kalian bersainglah&#8221;</strong></em>.Ini menunjukkan bahwa Allah menyuruh kita agar tidak menunda&#8221; kebaikan bahkan ada sebagian ulama yg mengatakan bahwa barangsiapa yg menunda-nunda taubat apabila mengerjkan dosa Maka akan ada dosa tersendiri .Dan surga yangg luasnya seluas langit dan bumi , ada ulama yg mengatakan apabila ada &#8220;عرض/lebar&#8221; pasti ada &#8221; طول/panjang &#8221; ini menunjukkan luasnya surga Allah . &#8220;Dipersiapkan bagi orang-orang yg bertaqwa&#8221; ini meruapakan dalil bahwasanya surga itu telah ada berbeda dengan pendapat muktazilah yg mengatakan bahwa surga itu blm ada.</p>



<p>Dalam ayat ke 134-135 Allah sebutkan <strong>KARAKTER PENGHUNI SURGA </strong>:</p>



<p><strong>1</strong>.<strong>Orang yg senantiasa menginfakkan haratanya baik dalam keadaan susah maupun senang.</strong></p>



<p>Ayat diatas menunjukkan ada beberapa model orang ketika berinfak Berinfak waktu senang dan tdk berinfaq waktu susah,  ini banyak Tdk berinfaq  waktu senang apalagi waktu susah, dan ini lebih banyak lagi_Tdk berinfaq baik waktu senang maupun susah Ketiga model diatas bukanlah yg dimaksd ayat tersebut melainkan orang-orang yg senantiasa berinfaq waktu susah Dan senang inilah yg dimaksd ayat tersebut.</p>



<p>2.<strong>Orang-orang yg menahan diri dari amarah</strong>. Dalam sebuah tafsir dikatakan الكظم : شد فم القربة عند امتلائها Al kazm : &#8220;menutup mulut qirbah ( tempat minum yg terbuat dari kulit hewan) tatkala ia penuh&#8221;Dan Al bagawi dalam tafsirnya juga mengatalan :حبس الشيء عند امتلائها&#8221;Yakni mengikat sesuatu tatkala penuh&#8221;Dan yg dimaksd dlm ayat &#8220;kaziminal ghoiz adalah Menahan diri dari amarah tatkala amarah tersebut udah meluap padahl dia bisa saja melampiaskanya .Inilah yg dimaksd dlm ayat tersebut dan Allah mengunakan ism fail yg berarti Hal tersebut dilalukan secara terus menerus dan kokoh.</p>



<p><strong>3</strong>.<strong>Senantiasa memaafkan orang lain</strong> Ada sebuah kisah Dari pemuda ansor yg dijuluki penghuni surga oleh Rasullullah.Kisah ini diriwayatkan oleh Anas bin Malik  yang kemudian diterjemahkan Imam al-Ghazali dalam Ihya&#8217; &#8216;Ulumuddin Jilid 7. Saat itu, Rasulullah Shalallahu alaihi wa salam tengah duduk-duduk di Masjid Nabawi dengan para sahabat rasul lainnya, termasuk Abdullah bin Amr bin Ash.Kemudian Rasulullah shalallahu alaihi wasallam pun bersabda, &#8220;Akan muncul sekarang ini seorang penghuni surga lewat di jalan ini.&#8221;Semua mata pun tertuju pada pintu masjid dan pikiran para sahabat membayangkan sosok yang luar biasa. Lalu, muncullah seorang lelaki dari kaum Anshar yang melewati jalan tersebut. Ia lewat dengan wajah yang basah akibat air wudhu. Apakah keistimewaan dari seseorang tersebut yang mendapat jaminan surga? Namun, tidak ada seorang pun dari kalangan sahabat itu melontarkannya pada Rasulullah shalallahu alaihi wasallam </p>



<p>Keesokan harinya, peristiwa serupa terulang lagi. Rasulullah menyebut ada sosok penghuni surga yang akan melewati jalanan di dekat mereka. Dan lagi-lagi, lelaki dari kaum Anshar itu pun muncul.</p>



<p>Peristiwa serupa terus berulang hingga ketiga kalinya. Putra gubernur muslim pertama di Mesir, Abdullah bin Amr bin Ash pun tidak tahan lagi dan ia pun memilih untuk mencari tahu rahasia amalan yang dilakukan oleh lelaki Anshar tersebut hingga sampai tiga kali Rasulullah  menyebutnya sebagai penghuni surga.</p>



<p>Abdullah bin Amr bin Ash pun berpura-pura bertengkar dengan ayahnya. Setelahnya, ia meminta izin untuk tinggal selama beberapa hari di rumah lelaki Anshar tersebut.</p>



<p>Singkat cerita, Abdullah bin Amr bin Ash mencoba memerhatikan keseharian lelaki Anshar itu untuk mengetahui amal sholeh yang ia lakukan. Namun, Amr bin Ash tidak menemukan suatu amalan luar biasa yang dilakukannya.</p>



<p>Laki-laki Anshar itu tidak mengamalkan sholat malam dengan jumlah rakaat banyak di sepertiga malam. Ataupun, lelaki itu bangun tepat menjelang Subuh sehingga tidak banyak amalan sholat malam yang dilakukannya.</p>



<p>Hingga di penghujung hari ketiga tidak menemukan apapun, Abdullah bin Amr bin Ash pun hendak berterus terang pada lelaki itu dan berniat untuk menanyakannya langsung. Abdullah bin Amr bin Ash pun berkata:&#8221;Wahai hamba Allah, sesungguhnya tidak pernah terjadi pertengkaran dan tidak saling menyapa antara aku dan ayahku. Aku sengaja menginap di rumahmu karena mendengar Rasul berkata tentang dirimu sebanyak tiga kali bahwa engkau adalah laki-laki penghuni surga. Maka, aku pun ingin bersamamu agar bisa melihat bagaimana amalanmu hingga engkau dikatakan sebagai laki-laki penghuni surga. Kalau aku sudah tahu, nanti aku akan menirumu. Tetapi, engkau ternyata tidak terlalu banyak beramal. Amalan apakah yang membuat ia mendapat kedudukan yang mulia itu (ahli surga)?&#8221;</p>



<p>Lelaki Anshar itu pun menjawab bahwa ia tidak memiliki amalan kecuali yang telah dilihat langsung oleh Abdullah bin Amr bin Ash. Kemudian ia berkata lagi, &#8220;Aku tidak pernah dengki kepada kaum muslim karena kenikmatan yang diberikan oleh Allah kepadanya.&#8221;</p>



<p>Mendengar hal itu, Abdullah bin Amr bin Ash tertegun dan berkata, &#8220;Itulah amalan yang telah menyampaikanmu pada derajat yang paling tinggi, sungguh berat kami lakukan.<br><strong>4.Orang yg melalukan perbuatan keji atau menzolomi dirinya kemudian ia ingat kepada Allah dan memohon ampun kepadanya .</strong><br>Inilah <strong>4 KARAKTER PENGHUNI SURGA</strong> yg Allah beritakan kepada kita semoga kita termasuk dari golongan tersebut,<br>Aamiin allahumma aamiin..<br>Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infobaiturrahman.com/2023/10/11/kajian-bulan-oktober-2023-karyawan-lbe/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kajian Bulan September 2023 Karyawan LBE</title>
		<link>https://infobaiturrahman.com/2023/09/22/kajian-bulan-september-2023-karyawan-lbe/</link>
					<comments>https://infobaiturrahman.com/2023/09/22/kajian-bulan-september-2023-karyawan-lbe/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Haris]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Sep 2023 06:27:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kajian Bulanan Karyawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infobaiturrahman.com/?p=3043</guid>

					<description><![CDATA[Tema : Hikmah Kisah Juraij Sang Ahli Ibadah Kisah ini dikenal dengan kisah Juraij. Di dalamnya dikisahkan anak yang tidak mau mendengar panggilan orang tua padahal ia sedang shalat sunnah. Dan disebutkan mengenai bayi yang bisa berbicara saat dalam momongan. Dari Abu Hurairah, ia berkata, ”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: &#8220;Tidak ada bayi yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="578" height="1024" src="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/09/Screenshot_20230922-131845-578x1024.jpg" alt="" class="wp-image-3044" srcset="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/09/Screenshot_20230922-131845-578x1024.jpg 578w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/09/Screenshot_20230922-131845-169x300.jpg 169w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/09/Screenshot_20230922-131845-768x1360.jpg 768w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/09/Screenshot_20230922-131845-868x1536.jpg 868w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/09/Screenshot_20230922-131845-624x1105.jpg 624w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/09/Screenshot_20230922-131845.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 578px) 100vw, 578px" /></figure>



<p><strong>Tema : Hikmah Kisah Juraij Sang Ahli Ibadah</strong></p>



<p>Kisah ini dikenal dengan kisah Juraij. Di dalamnya dikisahkan anak yang tidak mau mendengar panggilan orang tua padahal ia sedang shalat sunnah. Dan disebutkan mengenai bayi yang bisa berbicara saat dalam momongan. Dari Abu Hurairah, ia berkata, ”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: <em>&#8220;Tidak ada bayi yang dapat berbicara dalam buaian kecuali Isa bin Maryam dan (bayi di masa) Juraij” Lalu ada yang bertanya,”Wahai Rasulullah siapakah Juraij?” Beliau lalu bersabda, ”Juraij adalah seorang rahib yang berdiam diri pada rumah peribadatannya (yang terletak di dataran tinggi/gunung). Terdapat seorang penggembala yang menggembalakan sapinya di lereng gunung tempat peribadatannya dan seorang wanita dari suatu desa menemui penggembala itu (untuk berbuat mesum dengannya).(Suatu ketika) datanglah ibu Juraij dan memanggil anaknya (Juraij) ketika ia sedang melaksanakan shalat, ”Wahai Juraij.” Juraij lalu bertanya dalam hatinya, ”Apakah aku harus memenuhi panggilan ibuku atau meneruskan shalatku?” Rupanya dia mengutamakan shalatnya. Ibunya lalu memanggil untuk yang kedua kalinya.  Juraij kembali bertanya di dalam hati, ”Ibuku atau shalatku?” Rupanya dia mengutamakan shalatnya. Ibunya memanggil untuk kali ketiga. Juraij bertanya lagi dalam hatinya, ”lbuku atau shalatku?” Rupanya dia tetap mengutamakan shalatnya. Ketika sudah tidak menjawab panggilan, ibunya berkata, “Semoga Allah tidak mewafatkanmu, wahai Juraij sampai wajahmu dipertontonkan di depan para pelacur.” Lalu ibunya pun pergi meninggalkannya.Wanita yang menemui penggembala tadi dibawa menghadap raja dalam keadaan telah melahirkan seorang anak. Raja itu bertanya kepada wanita tersebut, ”Hasil dari (hubungan dengan) siapa (anak ini)?” “Dari Juraij”, jawab wanita itu. Raja lalu bertanya lagi, “Apakah dia yang tinggal di tempat peribadatan itu?” “Benar”, jawab wanita itu. Raja berkata, ”Hancurkan rumah peribadatannya dan bawa dia kemari.” Orang-orang lalu menghancurkan tempat peribadatannya dengan kapak sampai rata dan mengikatkan tangannya di lehernya dengan tali lalu membawanya menghadap raja. Di tengah perjalanan Juraij dilewatkan di hadapan para pelacur. Ketika melihatnya Juraij tersenyum dan para pelacur tersebut melihat Juraij yang berada di antara manusia.Raja lalu bertanya padanya, “Siapa ini menurutmu?” Juraij balik bertanya, “Siapa yang engkau maksud?” Raja berkata, “Dia (wanita tadi) berkata bahwa anaknya adalah hasil hubungan denganmu.” Juraij bertanya, “Apakah engkau telah berkata begitu?” “Benar”, jawab wanita itu. Juraij lalu bertanya, ”Di mana bayi itu?” Orang-orang lalu menjawab, “(Itu) di pangkuan (ibu)nya.” Juraij lalu menemuinya dan bertanya pada bayi itu, ”Siapa ayahmu?” Bayi itu menjawab, “Ayahku si penggembala sapi.”Kontan sang raja berkata, “Apakah perlu kami bangun kembali rumah ibadahmu dengan bahan dari emas?” Juraij menjawab, “Tidak perlu”. “Ataukah dari perak?” lanjut sang raja. “Jangan”, jawab Juraij. “Lalu dari apa kami akan bangun rumah ibadahmu?”, tanya sang raja. Juraij menjawab, “Bangunlah seperti sedia kala.” Raja lalu bertanya, “Mengapa engkau tersenyum?” Juraij menjawab, “(Saya tertawa) karena suatu perkara yang telah aku ketahui, yaitu terkabulnya do’a ibuku terhadap diriku.” Kemudian Juraij pun memberitahukan hal itu kepada mereka.”</em>(Disebutkan oleh Bukhari dalam Adabul Mufrod) [Dikeluarkan pula oleh Bukhari: 60-Kitab Al Anbiyaa, 48-Bab ”Wadzkur fil kitabi Maryam”. Muslim: 45-Kitab Al Birr wash Shilah wal Adab, hal. 7-8]</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/09/InFrame_1695363496317-1024x1024.jpg" alt="" class="wp-image-3045" srcset="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/09/InFrame_1695363496317-1024x1024.jpg 1024w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/09/InFrame_1695363496317-300x300.jpg 300w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/09/InFrame_1695363496317-150x150.jpg 150w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/09/InFrame_1695363496317-768x768.jpg 768w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/09/InFrame_1695363496317-1536x1536.jpg 1536w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/09/InFrame_1695363496317-624x624.jpg 624w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/09/InFrame_1695363496317.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Pelajaran dari Kisah Juraij</p>



<p>1- Hadits ini menunjukkan keutamaan orang berilmu dibanding ahli ibadah. Seandainya Juraij seorang alim (yang berilmu), maka tentu ia akan lebih memilih untuk menjawab panggilan ibunya dibanding melanjutkan shalat.</p>



<p>2- Seorang anak harus berhati-hati dengan kemarahan orang tuanya. Karena jika ia sampai membuat orang tua marah dan orang tua mendoakan jelek, maka itu adalah do’a yang mudah diijabahi. Ia tahu akan hal itu, sehingga membuatnya tersenyum.</p>



<p>3- Bukti do’a jelek dari ibu terkabul karena Juraij akhirnya dipertontonkan di hadapan wanita pelacur sebagaimana do’a ibunya.</p>



<p>4- Berbakti pada orang tua adalah akhlak mulia, lebih-lebih bakti pada ibu.</p>



<p>5- Juraij menunjukkan sikap yang benar ketika menghadapi masalah yaitu harus yakin akan pertolongan Allah.</p>



<p>6- Zuhudnya Juraij karena hanya meminta tempat ibadahnya dibangun seperti sedia kala. Ia tidak minta diganti dengan emas atau perak.</p>



<p>7- Ketika musibah menimpa, barulah orang ingat akan dosa, ada juga yang mengingat akan do’a jelek yang menimpa dirinya seperti dalam kisah Juraij ini.</p>



<p>8- Bakti pada orang tua adalah wajib, termasuk di antaranya adalah memenuhi panggilannya. Sedangkan shalat sunnah hukumnya sunnah, artinya berada di bawah bakti pada ortu.</p>



<p>9- Do’a ibu Juraij tidak berlebihan yaitu tidak sampai mendoakan Juraij terjerumus dalam perbuatan keji (zina). Ia hanya do’akan agar Juraij dipertontonkan di hadapan para pelacur, tidak lebih dari itu.</p>



<p>10- Tawakkal dan keyakinan yang tinggi pada Allah akan membuat seseorang keluar dari musibah.</p>



<p>11- Jika ada dua perkara yang sama-sama penting, maka dahulukan perkara yang paling penting. Seperti ketika bertabrakan antara memenuhi panggilan ibu ataukah shalat sunnah, maka jawabnya, memenuhi panggilan ibu.</p>



<p>12- Allah selalu memberikan jalan keluar (jalan kemudahan) bagi para wali-Nya dalam kesulitan mereka.</p>



<p>13- Hadits ini menunjukkan adanya karomah wali, berbeda halnya dengan Mu’tazilah yang menolak adanya karomah tersebut.</p>



<p>Hanya Allah yang memberi taufik pada ilmu dan amal.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infobaiturrahman.com/2023/09/22/kajian-bulan-september-2023-karyawan-lbe/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kajian Bulan Maret 2023 Karyawan LBE</title>
		<link>https://infobaiturrahman.com/2023/03/28/kajian-bulan-maret-2023/</link>
					<comments>https://infobaiturrahman.com/2023/03/28/kajian-bulan-maret-2023/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Mar 2023 07:12:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kajian Bulanan Karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infobaiturrahman.com/?p=2778</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="576" height="1024" src="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/03/Kajian-Maret-2023-Bekal-Ramadhan-6-576x1024.png" alt="" class="wp-image-2787" srcset="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/03/Kajian-Maret-2023-Bekal-Ramadhan-6-576x1024.png 576w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/03/Kajian-Maret-2023-Bekal-Ramadhan-6-169x300.png 169w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/03/Kajian-Maret-2023-Bekal-Ramadhan-6-768x1365.png 768w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/03/Kajian-Maret-2023-Bekal-Ramadhan-6-864x1536.png 864w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/03/Kajian-Maret-2023-Bekal-Ramadhan-6.png 1080w" sizes="auto, (max-width: 576px) 100vw, 576px" /></figure>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infobaiturrahman.com/2023/03/28/kajian-bulan-maret-2023/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kajian Bulan Februari 2023 Karyawan PT. LBE</title>
		<link>https://infobaiturrahman.com/2023/02/23/kajian-bulan-februari-2023-karyawan-pt-lbe/</link>
					<comments>https://infobaiturrahman.com/2023/02/23/kajian-bulan-februari-2023-karyawan-pt-lbe/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Feb 2023 13:41:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kajian Bulanan Karyawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infobaiturrahman.com/?p=2760</guid>

					<description><![CDATA[Tema: Orang-orang yang didoakan oleh malaikat Adalah suatu kemuliaan apabila di dalam suatu pertemuan penting misalkan di dalam suatu acara pertemuan pejabat penting di suatu negara, nama kita disebut di dalam pertemuan tersebut tentunya kita akan senang dan bangga. Begitu juga nama kita disebut serta didoakan oleh makhluk yang mulia untuk didoakan kebaikan kepada Allah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Tema: Orang-orang yang didoakan oleh malaikat</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="576" height="1024" src="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/03/Kajian-Februari-2023-Orang2-yang-didoakan-Malaikat-576x1024.png" alt="" class="wp-image-2782" srcset="https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/03/Kajian-Februari-2023-Orang2-yang-didoakan-Malaikat-576x1024.png 576w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/03/Kajian-Februari-2023-Orang2-yang-didoakan-Malaikat-169x300.png 169w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/03/Kajian-Februari-2023-Orang2-yang-didoakan-Malaikat-768x1365.png 768w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/03/Kajian-Februari-2023-Orang2-yang-didoakan-Malaikat-864x1536.png 864w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/03/Kajian-Februari-2023-Orang2-yang-didoakan-Malaikat-624x1109.png 624w, https://infobaiturrahman.com/wp-content/uploads/2023/03/Kajian-Februari-2023-Orang2-yang-didoakan-Malaikat.png 1080w" sizes="auto, (max-width: 576px) 100vw, 576px" /></figure>



<p>Adalah suatu kemuliaan apabila di dalam suatu pertemuan penting misalkan di dalam suatu acara pertemuan pejabat penting di suatu negara, nama kita disebut di dalam pertemuan tersebut tentunya kita akan senang dan bangga. Begitu juga nama kita disebut serta didoakan oleh makhluk yang mulia untuk didoakan kebaikan kepada Allah subhanahu wata&#8217;ala tentunya kita akan senang. </p>



<p>Berikut ini adalah amalan-amalan menyebabkan kita akan didoakan oleh malaikat, diantaranya adalah:</p>



<span id="more-2760"></span>



<ol class="wp-block-list">
<li> <strong>Bertobat dengan tobat yang tulus (تَوْبَةً نَصُوْحًا)</strong><br><br>Allah ﷻ berfirman kepada hamba-hambanha yang beriman sebagaimana ayat berikut ini:<br><br>يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا<br><br><em>“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya).”</em> (QS. At-Tahrim: 8)<br><br>Dengan taubat tersebut malaikan akan mendoakan ampunan baginya sebagaimana keterangan dalam ayat berikut ini:<br><br>الَّذِينَ يَحْمِلُونَ الْعَرْشَ وَمَنْ حَوْلَهُ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَغْفِرُونَ لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِر لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ. رَبَّنَا وَأَدْخِلْهُمْ جَنَّاتِ عَدْنٍ الَّتِي وَعَدْتَهُمْ وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ. وَقِهِمُ السَّيِّئَاتِ وَمَنْ تَقِ السَّيِّئَاتِ يَوْمَئِذٍ فَقَدْ رَحِمْتَهُ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ<br><br><em>“(Malaikat-malaikat) yang memikul ‘Arsy dan (malaikat) yang berada di sekelilingnya bertasbih dengan memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memohonkan ampunan untuk orang-orang yang beriman (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu yang ada pada-Mu meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertobat dan mengikuti jalan (agama)-Mu dan peliharalah mereka dari azab neraka yang menyala-nyala. Ya Tuhan kami, masukkanlah mereka ke dalam surga ‘Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka, dan orang yang saleh di antara nenek moyang mereka, istri-istri, dan keturunan mereka. Sungguh, Engkaulah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana. Dan peliharalah mereka dari (bencana) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (bencana) kejahatan pada hari itu, maka sungguh, Engkau telah menganugerahkan rahmat kepadanya dan demikian itulah kemenangan yang agung.”</em> (QS. Gafir: 7-9)<br></li>



<li><strong>Bersedekah</strong><br>Salah satu amalan yang dapat mendatangkan doa dari para malaikat adalah bersedekah dari hasil yang halal dan dengan hati yang tulus. Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu bahwa Nabi ﷺ bersabda,<br><br>مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ العِبَادُ فِيهِ، إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ، فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَيَقُولُ الآخَرُ: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا<br><br><em>“Tidaklah hamba-hamba berada di pagi hari, kecuali ada dua malaikat yang turun, salah satunya berkata, ‘Ya Allah berikanlah ganti kepada orang yang berinfak’, dan yang lain berkata, ‘Ya Allah berikanlah kebinasaan kepada orang yang menahan (hartanya).”</em>HR. Bukhari no. 1442<br><br>Banyak orang mengira bahwa harta kita adalah harta yang sekarang berada di dalam kekuasaan kita. Padahal Nabi Shalallahu &#8216;alaihi wasallam pernah bersabda:<br><br>ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﺑْﻦُ ﺁﺩَﻡَ ﻣَﺎﻟِﻰ ﻣَﺎﻟِﻰ – ﻗَﺎﻝَ – ﻭَﻫَﻞْ ﻟَﻚَ ﻳَﺎ ﺍﺑْﻦَ ﺁﺩَﻡَ ﻣِﻦْ ﻣَﺎﻟِﻚَ ﺇِﻻَّ ﻣَﺎ ﺃَﻛَﻠْﺖَ ﻓَﺄَﻓْﻨَﻴْﺖَ ﺃَﻭْ ﻟَﺒِﺴْﺖَ ﻓَﺄَﺑْﻠَﻴْﺖَ ﺃَﻭْ ﺗَﺼَﺪَّﻗْﺖَ ﻓَﺄَﻣْﻀَﻴْﺖَ<br><br>“Manusia berkata, “Hartaku-hartaku.” Beliau bersabda, “Wahai manusia, apakah benar engkau memiliki harta? Bukankah yang engkau makan akan lenyap begitu saja? Bukankah pakaian yang engkau kenakan juga akan usang? Bukankah yang engkau sedekahkan akan berlalu begitu saja? ” (HR. Muslim no. 2958)<br><br>Dari hadist diatas jelas bahwa harta kita adalah harta yang telah disedekahkan oleh kita yang pada hakikatnya adalah harta kita yang akan menemani kita di yaumil akhir kelak<br></li>



<li><strong>Selalu salat di saf pertama</strong><br>Disebutkan di dalam hadis yang diriwayatkan dari Al-Barra’ bin ‘Azib Radhiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,<br><br>إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصُّفُوفِ الْأُوَلِ<br><br><em>“Sesungguhnya Allah dan para malaikatnya bersalawat kepada orang-orang yang berada di saf-saf yang pertama.”</em> HR. Ahmad no. 18616, Abu Dawud no. 664 dan disahihkan oleh Al-Albani<br><br>Maksud salawat Allah ﷻ kepada mereka atau kepada makhluk-Nya adalah Allah memujinya di hadapan para malaikat. Adapun salawat malaikat kepada orang-orang yang beriman maksudnya adalah para malaikat mendoakan mereka. Tidak mungkin salawat disini diartikan dengan berdoa, karena Allah ﷻ tidak berdoa.<br></li>



<li><strong>Menyambung saf salat yang terputus</strong><br><br>Ini merupakan bentuk perhatian Allah ﷻ kepada orang yang menunaikan salat. Orang yang menempati saf yang pertama mendapat pujian dari Allah ﷻ dan doa malaikat. Selain itu, orang yang menyambung saf yang terputus juga akan mendapat doa malaikat. Sebagaimana disebutkan di dalam hadis ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,<br><br>إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الَّذِينَ يَصِلُونَ الصُّفُوفَ، وَمَنْ سَدَّ فُرْجَةً رَفَعَهُ اللَّهُ بِهَا دَرْجَةً<br><br><em>“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat kepada orang-orang yang menyambung saf-saf. Barang siapa yang menutup celah dalam saf, niscaya Allah akan mengangkat derajatnya.”</em>  HR Ibnu Majah no. 995 disahihkan oleh Al-Albani.<br><br></li>



<li><strong>Senantiasa berada pada tempat salatnya setelah selesai melaksanakannya</strong><br><br>Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,<br><br>وَالْمَلَائِكَةُ يُصَلُّونَ عَلَى أَحَدِكُمْ مَا دَامَ فِي مَجْلِسِهِ الَّذِي صَلَّى فِيهِ، يَقُولُونَ: اللهُمَّ ارْحَمْهُ، اللهُمَّ اغْفِرْ لَهُ، اللهُمَّ تُبْ عَلَيْهِ، مَا لَمْ يُؤْذِ فِيهِ، مَا لَمْ يُحْدِثْ فِيهِ<br><em>“Malaikat senantiasa bersalawat kepada salah seorang dari kalian selama dia berada di tempat salatnya. Mereka berdoa, ‘Ya Allah, rahmatilah dia. Ya Allah, ampunilah dia. Ya Allah, terimalah tobatnya’, selama dia tidak mengganggu orang lain dan berhadats.”</em>&nbsp;<br><br>Di dalam hadis ini disebutkan bahwa jika seseorang selesai melaksanakan salat, namun dia tidak beranjak dan justru menetapi majelis -tempat salat- nya tersebut, lalu menyibukkan dirinya dengan berzikir, membaca Al-Qur’an, tidak mengganggu orang lain, tidak melakukan ghibah dan tidak berhadats, maka selama itu pula malaikat senantiasa mendoakannya dan mengulang-ulangi doanya,<br><br>اللهُمَّ ارْحَمْهُ، اللهُمَّ اغْفِرْ لَهُ، اللهُمَّ تُبْ عَلَيْهِ، مَا لَمْ يُؤْذِ فِيهِ، مَا لَمْ يُحْدِثْ فِي<br><br><em>“Ya Allah, ampunilah dia. Ya Allah, terimalah tobatnya</em><sup>(<a href="https://bekalislam.firanda.com/4814-amalan-amalan-yang-mendatangkan-doa-malaikat-iman-kepada-malaikat-4.html#_ftn9">[9]</a>)</sup><em>.”</em><br><br>Dan salah satu bentuk gangguan di dalam masjid adalah menaikkan suara membaca alquran tatkala ada orang lain yang sedang shalat. Hal ini pernah terjadi pasa jaman Nabi Shalallahu &#8216;alaihi wasallam sebagaimana hadist berikut ini:<br><br></li>



<li><strong>Orang-orang yang mengajarkan kebaikan</strong><br><br>Diriwayatkan dari Umamah Al-Bahiliy Radhiallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda,<br><br>إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَوَاتِ وَالأَرَضِينَ حَتَّى النَّمْلَةَ فِي جُحْرِهَا وَحَتَّى الحُوتَ لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ النَّاسِ الخَيْرَ<br><br><em>“Sesungguhnya Allah dan para malaikat, penghuni langit dan bumi hingga semut yang berada di lubangnya dan ikan mendoakan kebaikan kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.”</em> HR. Tirmidzi no. 2685, hadis hasan sahih.<br><br>Untuk itu bagi siapa saja yang tidak mampu menjadi pengajar, maka selayaknya memuliakan guru-guru pengajar baca alquran di masjid dengan cara membantunya baik dengan harta maupun tenaga.<br></li>



<li><strong>Menjenguk orang yang sakit</strong><br><br>Di antara amalan yang dapat mendatangkan doa dari malaikat adalah menjenguk orang yang sedang sakit atau menjenguk temannya karena Allah ﷻ. Terdapat hadis yang datang dari riwayat ‘Ali bin Abu Thalib Radhiallahu ‘anhu berkata, ‘Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, <br><br>مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَعُودُ مُسْلِمًا غُدْوَةً إِلَّا صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُونَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ عَادَهُ عَشِيَّةً إِلَّا صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُونَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِح<br><br><em>“Tidaklah seorang muslim menjenguk muslim lainnya di pagi hari, kecuali 70.000 malaikat akan mendoakannya hingga sore hari. Jika dia menjenguknya pada sore atau petang hari, kecuali 70.000 malaikat akan mendoakannya hingga pagi hari.”</em> HR. Tirmidzi no. 969, hadis hasan gharib dan disahihkan oleh Al-Albani.<br><br>Oleh karena itu, jika ada teman kita yang sakit, maka usahakan kita bisa hadir di dahadapan teman yang sakit tersebut guna mengejar keutamaannya dan juga memberikan semangat dan kekuatan agar segera bangkit dari keadaannya. <br></li>



<li><strong>Mendoakan saudara tanpa sepengetahuannya (بِظَهرِ الْغَيْبِ)</strong><br><br>Di dalam hadis disebutkan menjelaskan bahwasanya barang siapa yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuannya, maka malaikat akan mendoakannya. Nabi ﷺ bersabda:<br><br>إِنَّ دَعْوَةَ الْمُسْلِمِ مُسْتَجَابَةٌ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ، عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ، كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ: آمِينَ، وَلَكَ بِمِثْلٍ<br><br><em>“Sesungguhnya doa seorang muslim untuk saudaranya tanpa sepengetahuannya (tidak dihadapannya), dikabulkan oleh Allah. Di kepalanya ada malaikat yang ditugaskan, setiap kali dia mendoakan kebaikan untuk saudaranya. Maka malaikat yang ditugaskan berkata, ‘Semoga doamu dikabulkan oleh Allah dan bagimu seperti yang kau minta bagi saudaramu’.”</em>&nbsp;HR. Ahmad no. 21707 dengan sanad sahih.<br><br>Oleh karenanya, di antara keutamaan bagi seseorang yang berdoa kebaikan untuk orang lain adalah ada malaikat yang berada di sisi orang tersebut mengaminkan doanya dan mendoakan juga hal yang serupa untuknya.<br><br>آمِينَ، وَلَكَ بِمِثْلٍ<br><br><em>“Semoga doamu dikabulkan oleh Allah dan bagimu seperti yang kau minta bagi saudaramu.”</em><br></li>



<li><strong>Semangat untuk bersahur</strong><br><br>Dari Abu Sa’id Al-Khudri Radhiallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda,<br><br>السَّحُورُ أَكْلُهُ بَرَكَةٌ، فَلَا تَدَعُوهُ، وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جُرْعَةً مِنْ مَاءٍ، فَإِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِينَ<br><br><em>“Sahur, makan (sahur) itu berkah, janganlah kalian meninggalkannya, meskipun hanya seteguk air. Sesungguhnya Allah dan para malaikatnya bersalawat kepada orang yang bersahur.”</em> HR. Ahmad no. 11397.<br></li>



<li><strong>Berdoa kepada Allah&nbsp;ﷻ&nbsp;tatkala mendengar suara ayam berkokok di waktu subuh</strong><br><br>Sebagaimana disebutkan di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda,<br><br>إِذَا سَمِعْتُمْ صِيَاحَ الدِّيَكَةِ فَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ، فَإِنَّهَا رَأَتْ مَلَكًا<br><br><em>“Jika engkau mendengar ayam berkokok, maka mintalah kepada Allah&nbsp;ﷻ&nbsp;keutamaan dari-Nya, karena sesungguhnya dia melihat malaikat.”</em> HR. Bukhari no. 3303<br><br>Al-Qadhi Iyadh -rahimahullah- berkata,<br><br>كَانَ السَّبَبُ فِيهِ رَجَاءَ تَأْمِينِ الْمَلَائِكَةِ عَلَى دُعَائِهِ وَاسْتِغْفَارِهِمْ لَهُ وَشَهَادَتِهِمْ لَهُ بِالتَّضَرُّعِ وَالْإِخْلَاصِ<br><br><em>“Sebab (diperintahkan untuk berdoa ketika ayam berkokok atau melihat malaikat) adalah berharap agar malaikat mengaminkan doa, memohonkan ampunan dan memberikan kesaksian kekhusyu’an dan keikhlasan bagi orang-orang yang berdoa saat itu.”</em><br><br>Fathul Bari Li Ibn Hajar 6/353 dan Syarh An-Nawawi ‘ala Muslim 17/47<br><br>Sekian.<br><br>Penulis meringkas dari tulisan Ustadz Firanda sebagaimana link di bawah ini dengan sedikit penambahan sekedarnya.<br><br>https://bekalislam.firanda.com/4814-amalan-amalan-yang-mendatangkan-doa-malaikat-iman-kepada-malaikat-4.html<br><br><br><br><br><br><br><br><br></li>
</ol>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infobaiturrahman.com/2023/02/23/kajian-bulan-februari-2023-karyawan-pt-lbe/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 9/234 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching using Redis (Request-wide modification query)

Served from: infobaiturrahman.com @ 2025-05-12 09:23:56 by W3 Total Cache
-->