Kajian Bulan Juli 2026 | Karyawan LBE

Ada 7 golongan yang akan dinaungi oleh Allah di hari kiamat, Rasulullah bersabda dalam sebuah hadits:
‎
‎نْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللهُ فِيْ ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ: اَلْإِمَامُ الْعَادِلُ،  فِي الْـمَسَاجِدِ ، وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللهِ اِجْتَمَعَا عَلَيْهِ ، وَرَجُلٌ دَعَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ ، فَقَالَ : إِنِّيْ أَخَافُ اللهَ ، وَرَجُلٌ Layanan  تُنْفِقُ يَمِيْنُهُ ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ
‎Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda , “ Tujuh golongan yang dinaungi Allâh dalam naungan-Nya pada hari dimana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya: (1) Imam yang adil, (2) seorang pemuda yang tumbuh dewasa dalam beribadah kepada Allâh, (3) seorang yang hatinya bergantung ke masjid, (4) dua orang yang saling mencintai di jalan Allâh, keduanya berkumpul karena-Nya dan berpisah karena-Nya, (5) seorang laki-laki yang diajak berzina oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik, lalu ia berkata, ‘sejujurnya aku takut kepada Allâh.’ Dan (6) seseorang yang bershadaqah dengan satu shadaqah lalu ia bersembunyi sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfaqkan tangan tentangnya, serta (7) seseorang yang berdzikir kepada Allâh dalam keadaan sepi lalu ia meneteskan air matanya. ”
‎
‎Siapakah 7 orang ini?
‎
‎1. Imam yang Adil
‎
‎Bukan artinya ia harus menjadi pemimpin suatu negara, tetapi setiap orang yang memiliki amanah kepemimpinan, baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun masyarakat. Keadilan adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya dan memberikan hak kepada yang berhak tanpa dipengaruhi hawa nafsu.
‎
‎
‎2. Pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah
‎
‎Masa muda disebut secara khusus karena merupakan masa paling kuatnya syahwat dan kecenderungan mengikuti hawa nafsu. Oleh sebab itu, siapa yang mampu menjaga ketaatan sejak muda memiliki keutamaan yang besar.
‎
‎3. Seseorang yang hatinya selalu terpaut dengan masjid
‎
‎Senantiasa menunggu datangnya waktu adzan, khawatir ia tidak sempat melaksanakan shalat, dan senantiasa berusaha memakmurkan masjid. Alah Ta’ala berfirman:
‎
‎
‎إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ
‎
‎”Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir.”
‎
‎4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah.
‎
‎Apa indikasinya? Mereka bertemu karena Allah, berpisah pun karena Allah. Maka perbanyaklah berteman dengan orang yang shalih. Karena teman yang shalih akan menyelamatkan kita jikalau kita masuk neraka jahanam.
‎
‎5. Seorang laki-laki yang digoda oleh wanita yang sangat cantik dan bernasab mulia untuk berzina tapi dia berkata: “Aku takut kepada Allah”
‎
‎
‎
‎6. Seseorang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi, sampai seakan-akan sedekah yang dikeluarkan dengan tangan kanan nya tidak diketahui oleh tangan kirinya.
‎
‎Ungkapan “hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan tangan kanannya” dijelaskan Ibnu Hajar sebagai bentuk hiperbola yang menunjukkan sempurnanya keikhlasan.
‎
‎Alah Ta’ala berfirman:
‎
‎وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ
‎
‎”Jika kamu menyembunyikannya dan memberikannya kepada orang-orang fakir, maka itu lebih baik bagimu.”
‎
‎(QS. Al-Baqarah: 271)
‎
‎7. Seseorang yang mengingat kebesaran Allah dalam kesendiriannya, kemudian menetes air matanya.
‎
‎Menurut Ibnu Hajar, tangisan tersebut lahir dari rasa takut, harap, cinta, dan pengagungan kepada Allah, ketika tidak ada seorang pun yang melihatnya. Hal ini menunjukkan keikhlasan yang sangat tinggi.
‎
‎Dalil
‎
‎إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ
‎
‎”Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang apabila disebut nama Allah, gemetarlah hati mereka.”
‎
‎(QS. Al-Anfāl: 2)
‎

Tinggalkan Balasan