Alhamdulillah Kegiatan ASM kita kali ini dibersamai oleh kak Ihan, di kesempatan kali ini kak Ihan di awal-awal menyampaikan motivasi untuk senantiasa bersyukur kepada Allah, karena banyaknya nikmat yang Allah berikan kepada kita, dan juga memberi motivasi untuk semangat pergi ke masjid serta menceritakan begitu sulitnya saudara saudara kita di Palestina tetapi tetap semangat ke masjid.
Kemudian, Kak Ihan memberikan motivasi untuk semangat mengaji dan memberi Shalawat kepada Nabi Muhammad.
Alhamdulillah pada kesempatan kali ini DKM Masjid Baiturrahman kembali mengadakan kegiatan ASM (Anak Salira Mengaji), pada kesempatan kali ini yang menyampaikan kajian adalah Ustadz Iskandar Murseha Hafidzahullah, pada kesempatan kali ini kita mengangkat tema “Aku nggak mau ninggalin Shalat”.
Alhamdulillah anak-anak tampak antusias menyimak penjelasan yang disampaikan oleh Ustadz Iskandar Murseha Hafidzahullah, adapun ringkasan kajian yang beliau sampaikan adalah sebagai berikut:
Ibadah Shalat 5 waktu adalah satu-satunya amalan yang wajib dikerjakan tanpa adanya udzur sama sekali. Walaupun orang yang sakit, mereka tetap wajib shalat. Tidak ada alasan seseorang tidak mengerjakan ibadah shalat.
Maka hendaklah kita memperhatikan shalat kita, jangan kita menganggap enteng perintah shalat ini. Apabila seseorang meninggalkan shalat dengan sengaja, maka ditakutkan ia telah jatuh kedalam kekafiran. Nabi Shalallahu alaihi wasallam bersabda:
Perjanjian yang ada antara kami dengan mereka adalah shalat. Maka barangsiapa meninggalkannya, dia telah kafir. [HR. Tirmidzi]
Maka mereka yang meninggalkan shalat dengan sengaja, Allah telah siapkan hukuman di Akhirat, begitupula telah nampak adzan nya di dunia. Diantara nya:
Orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja maka akan Allah hapus keshalihan dari wajahnya. Allah hitamkan wajahnya dikarenakan tidak pernah tersentuh air wudhu
Orang yang meninggalkan shalat maka akan dihapus keberkahan dari hartanya.
Orang yang meninggalkan shalat maka akan Allah akan berikan rasa sesak, rasa gelisah dalam dadanya.
Kajian ini dihadiri oleh anak-anak TPQ Masjid Baiturrahman dari desa Salira dan sekitarnya, ±100an peserta yang hadir pada acara ini, semoga ilmu yang di sampaikan oleh Ustadz Iskandar Murseha bermanfaat untuk anak-anak Salira, dan semoga bisa diamalkan.
Alhamdulillah pada kesempatan kali ini DKM Masjid Baiturrahman kembali mengadakan kegiatan ASM (Anak Salira Mengaji), pada kesempatan kali ini yang menyampaikan kajian adalah Ustadz Alfian Abu Syafiq,Lc. Hafidzahullah, pada kesempatan kali ini kita mengangkat tema “Akibat durhaka kepada Orangtua”.
Alhamdulillah anak-anak tampak antusias menyimak penjelasan yang disampaikan oleh Ustadz Alfian Abu Syafiq,Lc. Hafidzahullah, adapun ringkasan kajian yang beliau sampaikan adalah sebagai berikut: Surga adalah tempat yang begitu indah, didalamnya terdapat begitu banyak kenikmatan yang bahkan tidak bisa dibayangkan oleh seluruh manusia. Diantara salah satu cara yang paling mudah dan paling mulia untuk menuju surga adalah berbakti kepada Orang tua. Sebaliknya, neraka adalah tempat dimana Allah menghukum dan mengadzab orang-orang yang berdosa, dan diantara dosa yang paling besar adalah durhaka kepada orang tua. Bahkan di salah satu hadits, Rasulullah menempatkan dosa durhaka kepada orang tua tepat dibawah kesyirikan. Lantas, apakah yang dimaksud durhaka kepada Orang tua? Bisa jadi seseorang bahkan tidak menyadari kalau ia telah durhaka kepada kedua orangtuanya. Maka hendaklah ia menjauhi hal-hal yang dapat menyebabkan kedurhakaan dan berusaha berbakti kepada mereka. Diantanya adalah:
Menghiraukan panggilan orangtua Ada sebuah kisah, bahwa seorang Ulama sedang mengisi kajian, kemudian ibunya memanggil dengan suara yang keras, memerintahkan nya untuk memberi makan ayam. Maka tanpa alasan sang Alim itu langsung pergi memberi makan ayam kemudian baru melanjutkan kajian. Maka dari sini, kita bisa mengambil pelajaran bahwa seseorang tidak boleh tidak menjawab panggilan orangtua nya, walaupun ia sedang dalam urusan penting, karena tidak menjawab adalah termasuk bentuk durhaka kepada Orangtua.
Membuat kedua orangtua marah Jangan sampai seorang anak membuat kedua orangtuanya marah. Jangan sampai pula membuat mereka bersedih dengan berkata buruk, terlebih sampai memukul. Hendaklah seorang anak senantiasa berbuat baik kepada orang tuanya. Allah berfirman: وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوٓا۟ إِلَّآ إِيَّاهُ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ ٱلْكِبَرَ أَحَدُهُمَآ أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” Abdullah bin ’Umar radhiyallahu ’anhuma berkata,
إِبْكَاءُ الوَالِدَيْنِ مِنَ العُقُوْقِ
”Membuat orang tua menangis termasuk bentuk durhaka pada orang tua.”
Tidak mendoakan kedua orangtua Orangtua adalah manusia yang paling pantas untuk kita doakan,karena merekalah yang senantiasa berjasa kepada kita. Maka Hendaklah ia mendoakan kedua orangtuanya, diantara doa yang paling bagus adalah: رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا “Rabbighfirli waliwalidayya warhamhuma kamaa rabbayani shaghira”
Selagi masih ada kesempatan untuk berbakti, hendaklah seorang anak berusaha semaksimal mungkin untuk berbakti kepada orangtuanya. Karena sungguh merugi mereka yang masih mendapati orangtuanya hidup, tetapi tidak masuk surga dengan sebab orangtuanya. Rasulullah bersabda: « رَغِمَ أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ ». قِيلَ مَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « مَنْ أَدْرَكَ وَالِدَيْهِ عِنْدَ الْكِبَرِ أَحَدَهُمَا أَوْ كِلَيْهِمَا ثُمَّ لَمْ يَدْخُلِ الْجَنَّةَ » “Sungguh terhina, sungguh terhina, sungguh terhina.” Ada yang bertanya, “Siapa, wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, ”(Sungguh hina) seorang yang mendapati kedua orang tuanya yang masih hidup atau salah satu dari keduanya ketika mereka telah tua, namun justru ia tidak masuk surga.”(HR. Muslim)
Kajian ini dihadiri oleh anak-anak TPQ Masjid Baiturrahman dari desa Salira dan sekitarnya, ±130an peserta yang hadir pada acara ini, semoga ilmu yang di sampaikan oleh Ustadz Alfian Abu Syafiq bermanfaat untuk anak-anak Salira, dan semoga bisa diamalkan.
Hari ini hari Rabu, 10 Muharram 1445H, atau bertepatan dengan tanggal 17 Juli 2024M, DKM Masjid Baiturrahman kembali mengadakan kegiatan kajian dan buka puasa Asyura bersama di Masjid Baiturrahman LBE Salira.
Mengingat Sabda Rasulullah shalallahu alaihi wassalam : “Barang siapa menghidupkan salah satu sunnahku yang telah mati, sesudah (wafat)ku, maka bagi orang itu pahala seperti pahala orang yang mengamalkannya, tanpa dikurangi sedikit pun pahala mereka “ (HR.At-Tirmizi)
Hadist inilah yang menjadikan motivasi kami untuk menyampaikan salah satu amalan Sunnah yang sebagian besar orang-orang telah melupakannya atau bahkan sengaja meninggalkannya.
Sebagaimana yang kita tau bahwa salah satu amalan utama di awal Muharram adalah puasa Asyura, pada tanggal 10 Muharram. Puasa ini memiliki keutamaan yang semestinya tidak ditinggalkan seorang muslim pun.
Sebagaimana Kata Rasulullah shalallahu alaihi wasallam : “Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim no. 1163).
Alhamdulilah banyak santri-santri TPQ yang antusias untuk ikut puasa Asyura tahun ini, semoga bisa terus Istiqomah dalam menjalankan ketaatan kepada Allah dan menghidupkan Sunnah Rasulullah shalallahu alaihi wasallam.
Alhamdulillah pada kesempatan kali ini DKM Masjid Baiturrahman kembali mengadakan kegiatan ASM (Anak Salira Mengaji), pada kesempatan kali ini yang menyampaikan kajian adalah Ustadz Khoirul Anam Hafidzahullah, pada kesempatan kali ini kita mengangkat tema “Aku Takut Neraka” Alhamdulillah anak-anak tampak antusias menyimak penjelasan yang disampaikan oleh Ustadz Khoirul Anam Hafidzahullah, adapun ringkasan kajian yang beliau sampaikan adalah sebagai berikut:
Seorang ‘ibadurrahman (hamba Allah yang sejati) harus memiliki rasa takut dan khawatir dengan siksa neraka. Dan yang menjadi puncak kebahagiaan seorang mu’min adalah diselamatkan oleh Allah dari neraka dan dimasukkan kedalam surga. Allah Ta’ala berfirman:
“Dan orang-orang yang berkata, “Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal.” Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.” (QS. Al-Furqan: 65-66)
Beruntunglah orang-orang yang di dunia mereka berpuasa, baik puasa yang wajib maupun Sunnah. Karena sehari ia berpuasa, Wajahnya akan dijauhkan oleh Allah Ta’ala dari neraka sejauh 70 tahun.
“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim: 6)
Jika kita takut akan Adzab Neraka, Hendaklah kita menjaga shalat kita, jangan pernah meninggalkan Shalat. Kemudian hendaklah kita berbakti kepada orangtua. Allah Ta’ala dalam banyak Ayat selalu menggabungkan Tauhid kepadaNya dengan berbakti kepada Orangtua, diantaranya Allah berfirman:
“Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua” (An-Nisa: 36)Diantara nama-nama Neraka yang disebutkan di dalam Al-Qur’an:
1. Neraka Jahim Allah Menyebutkannya dalam banyak ayat, diantaranya: وَبُرِّزَتِ الْجَحِيْمُ لِلْغٰوِيْنَ “Dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat”
2. Neraka Jahannam Jahannam adalah neraka secara umum, Ia memiliki 7 pintu. Diantara Firman Allah yang menyebutkan tentang Jahannam:وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ ٠ لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَابٍ لِكُلِّ بَابٍ مِّنْهُمْ جُزْءٌ مَّقْسُومٌ“Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya. Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan tertentu dari mereka” (QS. Al-Hijr: 43-44).
3. Neraka Ladza Allah Ta’ala berfirman:فَأَنذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظَّىٰ • لَا يَصْلَىٰهَآ إِلَّا ٱلْأَشْقَى “Maka, kami memperingatkan kamu dengan neraka yang menyala-nyala. Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka.” (Al-Lail: 14-15)
4. Neraka Sa’iir Allah Ta’ala berfirman: اِنَّ الشَّيْطٰنَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوْهُ عَدُوًّاۗ اِنَّمَا يَدْعُوْا حِزْبَهٗ لِيَكُوْنُوْا مِنْ اَصْحٰبِ السَّعِيْرِSesungguhnya setan itu musuh bagimu. Maka, perlakukanlah ia sebagai musuh! Sesungguhnya setan itu hanya mengajak golongannya agar mereka menjadi penghuni (neraka) Sa‘ir (yang menyala-nyala). (QS. Fathir: 6).
5. Neraka Saqar Allah secara khusus menyediakan neraka Saqar bagi mereka yang sengaja tidak shalat selama di dunia, Allah Ta’ala berfirman: مَا سَلَكَكُمْ فِى سَقَرَ • قَالُوا۟ لَمْ نَكُ مِنَ ٱلْمُصَلِّينَ”Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka) Mereka menjawab: Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat.” (QS. Al-Muddatsir: 42-43)
6. Neraka Huthamah Allah Ta’ala berfirman dalam QS. Al-Humazah: وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحُطَمَةُ • نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ”Dan tahukah kamu apakah (neraka) Hutamah itu?(Yaitu) api (azab) Allah yang dinyalakan”
7. Neraka Hawiyah Allah Ta’ala berfirman dalam QS. Al-Qari’ah:وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ • فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ • وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ • نَارٌ حَامِيَةٌ “Dan adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya,maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu?(Yaitu) api yang sangat panas.”
Kajian ini dihadiri oleh anak-anak TPQ Masjid Baiturrahman dari desa Salira dan sekitarnya, ±130an peserta yang hadir pada acara ini, semoga ilmu yang di sampaikan oleh Ustadz Khoirul Anam bermanfaat untuk anak-anak Salira, dan semoga bisa diamalkan.
Alhamdulillah pada kesempatan kali ini DKM Masjid Baiturrahman kembali mengadakan kegiatan ASM (Anak Salira Mengaji), pada kesempatan kali ini yang menyampaikan kajian adalah Ustadz Imam Syafi’i Hafidzahullah, pada kesempatan kali ini kita mengangkat tema “Generasi No Bullying” Alhamdulillah anak-anak tampak antusias menyimak penjelasan yang disampaikan oleh Ustadz Imam Syafi’i Hafidzahullah, adapun ringkasan kajian yang beliau sampaikan adalah sebagai berikut:
“Janganlah kalian saling dengki, saling menipu, saling marah dan saling memutuskan hubungan. Dan janganlah kalian menjual sesuatu yang telah dijual kepada orang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.”
Sesama muslim itu bersaudara, seorang mu’min itu senang jika saudara nya senang, sedih jika saudaranya sedih. Seorang mu’min tidak boleh membenci mu’min yang lainnya, karena orang-orang mu’min itu dicintai oleh Allah. Rasulullah bersabda: “Hancurnya dunia ini lebih ringan daripada hilangnya nyawa seorang mu’min disisi Allah -Subhanahu wa Ta’ala-”
Ada 3 Alasan mengapa kita tidak boleh menghina saudara kita sesama muslim :
1. Seseorang yang menghina saudaranya, di akhirat kelak ia akan menjadi seorang yang bangkrut. Yakni Pahala orang yang menghina akan diberi kepada mereka yang dihina, jika telah habis pahala tersebut maka dosa-dosa mereka yang dihina akan diberikan kepada yang menghina.
2. Ingatlah jika kita hendak menghina seorang mu’min, bahwasanya ia adalah ciptaan Allah. Maka jika seseorang menghina seorang mu’min sama dengan ia menghina Allah yang menciptakan nya.
3. Orang yang menghina secara tidak sadar telah memiliki sifat sombong. Karena ia merasa lebih baik dari saudaranya.Rasulullah bersabda:
“Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.” Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.”
Kajian ini dihadiri oleh anak-anak TPQ Masjid Baiturrahman dari desa Salira dan sekitarnya, ±110an peserta yang hadir pada acara ini, semoga ilmu yang di sampaikan oleh Ustadz Imam Syafi’i bermanfaat untuk anak-anak Salira, dan semoga bisa diamalkan.
Alhamdulillah Kegiatan ASM kita kali ini dibersamai oleh kak Ihan, di kesempatan kali ini kak Ihan di awal-awal menyampaikan motivasi untuk semangat mengaji dan juga menyampaikan ttg sholawat Nabi agar kelak bisa mendapatkan syafaat dari Nabi, kemudian kak Ihan membawakan cerita seorang anak yang terkena sakit mata yang parah karena terlalu sering menggunakan Hp, Kak Ihan juga memberikan beberapa tips untuk ibu-ibu yang kebetulan hadir di kesempatan kali ini tentang bagaimana cara agar anak bisa terbatasi dalam bermain HP.
Kegiatan ASM kali ini dihadiri oleh anak- anak juga Ibu wali santri TPQ Masjid Baiturrahman ± berjumlah 150an peserta.
Alhamdulillah, segala puji bagi ALLAH atas nikmat iman, aman & sehat. Sehingga sampai detik ini kita masik Allah berikan kesempatan untuk memuji dan beribadah kepadaNya.
Tak terasa kita telah memasuki awal bulan Sya’ban yang berarti dalam waktu beberapa pekan ke depan kita akan berjumpa dengan bulan suci Ramadhan. Bulan penuh berkah yang senantiasa dinanti² kaum muslimin, tentu kita harus mempersiapkan diri untuk menyambut datangnya bulan yg mulia ini.
Pada kegiatan ASM di akhir Februari ini atau bertepatan 5 Sya’ban, kita memilih tema “Rindu Ramadhan” agar tujuannya memberikan semangat kepada santri-santri, dan mengajak mereka untuk mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah.Alhamdulillah kegiatan ASM kali ini berjalan lancar, dan santri-santri sangat antusias mengikuti kegiatan. Semoga santri-santri dan kita semua senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah sehingga bisa menyambut bulan suci Ramadhan dan mengisi bulan Ramadhan dengan ibadah-ibadah yang maksimal.
Pada kesempatan kajian kali ini kita mengangkat tema “Jujur Itu Mulia” sebuah tema yang yang kita pilih untuk membangun karakter akhlaq yang mulia pada anak-anak.
Sebagaimana yang kita tahu bahwa diantara tujuan besarnya Nabi ﷺ diutus adalah untuk menyempurnakan akhlaq, mengajarkan akhlaq yang indah kepada umatnya, sebagaimana sabda beliau ﷺ; “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan (mengajarkan) akhlaq yang mulia”.
Dan termasuk akhlaq yang mulia dan utama bagi seorang mukmin adalah sifat jujur. Imam Ibnul Qayyim berkata ; “Iman asasnya adalah kejujuran (kebenaran) dan nifaq asasnya adalah kedustaan”.
Nabi ﷺ pernah bersabda; «عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ، فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ، وإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ، …» مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.
“Wajib bagi kalian untuk jujur, karena jujur akan menghantarkan kepada kebaikan-kebaikan, dan kebaikan itu akan menghantarkan ke surga,”…) (Hadits muttafaqun ‘alaihi)
Ahad pagi di awal tahun 2023 dengan rintik hujan dan udara sejuk mengiringi Alhamdulillāh dengan taufiqNya selesailah progam baru bersama santri santri TPQ Masjid Baiturrahman. Ya, SANLAT SEJATI (Pesantren Kilat – menjadi santri sehari).
Sebuah progam kegiatan baru yang dimana anak anak yang terdaftar mengikuti progam ini belajar menjadi santri, belajar merasakan pengalaman menjadi santri. Sekitar 20 santri putra dan 10 santri Putri yang mengikuti progam ini.
Dimulai pada penghujung tahun 2022, tepatnya 31 Desember 2022 usai dari kegiatan ASM (Anak Salira Mengaji) anak anak yang terdaftar menetap di area masjid dan tidak pulang. Setelah shalat maghrib kegiatan SANLAT dimulai dengan dimuqoddimahi oleh Ustadz Haris, menjelaskan sekilas tata tertib dan susunan kegiatan kepada anak anak. Kami telah persiapkan berbagai urutan kegiatan untuk progam SANLAT ini. Di antaranya yang pertama ialah kegiatan mengaji sesuai tingkatan anak anak dalam mengaji (IQRO’ – Tahsin – Baca Quran – & Setor Hafalan). Kegiatan mengaji berlangsung dengan lancar & baik, sampai sekitar 10 menit menjelang isya’ kita lanjutkan kegiatan dengan sesi sharing pengalaman mondok oleh Ustadz Rasyid. Menjelaskan dengan singkat kepada anak anak bagaimana seorang santri menjalani kesehariannya di pesantren, bagaimana seharusnya bergaul dengan baik kepada teman dan orang lain. Disertai kisah singkat Nabi Muhammad ﷺ dalam bergaul kepada orang lain. Tiba waktu isya, dan kami pun sholat isya berjama’ah. Selesai dari sholat isya’ kita lanjutkan dengan kegiatan ta’lim bersama Ustadz Haris dengan tema “Mendulang Hikmah Kisah Nabi Yusuf ‘Alaihisaalam” diselingi doorprize sehingga anak anak tetap semangat dan seru dalam mengikuti kegiatan hingga selesai. Jam 21.45 anak anak mulai persiapan untuk istirahat malam. Untuk santri santri ikhwan tidur bersama di aula utama masjid, sedang para santriwati tidur di ruang tamu masjid, dipisahkan antara santri ikhwan & akhwat sehingga menjaga norma norma agama islam. Malam yang tak begitu panjang berganti tahun dari 2022 ke 2023. Pada sepertiga malam terakhir atau sekitar pukul 03.45 kita bangunkan anak anak untuk persiapan sholat malam / tahajjud. Dengan diarahkan Ustadz Haris, masing masing anak sholat tahajjud dengan baik. Tibalah waktu shubuh, anak anak diarahkan untuk sholat sunnah 2 rakaat sebelum shubuh untuk menggapai keutamaannya sebagaimana Nabi ﷺ sabdakan dalam haditsnya. Dari ‘Aisyah radhiyallāhu ‘anhā di mana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا “Dua raka’at fajar (shalat sunnah qobliyah shubuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim no. 725). Kemudian kami pun shalat shubuh berjama’ah. Usai dari sholat shubuh Ustadz Rasyid mengajarkan dzikir pagi – petang. Dimulai dari kapan waktu untuk dzikir pagi – petang, apa saja bacaan bacaan yg dibaca dalam dzikir pagi – petang, serta keutamaan dzikir pagi – petang. Kemudian setelah itu anak anak lanjut mengikuti kegiatan tahsin memperbaiki bacaan Quran, terkhususnya surah Alfatihah bersama Ustadz Haris. Dengan seksama dan antusian anak anak mengikuti kegiatan. 30 menit setelahnya tibalah waktu dhuha, anak anak diarahkan untuk melaksanakan sholat dhuha di awal waktu. Yang kemudian lanjut istirahat dengan berbagai permainan, dari sepak bola di bawah rintik hujan di pagi hari yang sejuk, sampai permainan asah otak bersama Ustadz Rasyid, dengan doorprize yang seru. Kebersamaan bermain bersama yang indah di pagi hari di awal tahun 2023 itu. Lalu sebelum jam 7 pagi anak anak diarahkan untuk membersihkan area sekitar masjid. Dilanjutkan sarapan bersama di teras masjid. Dan ini murupakan rangkaian penghujung akhir kegiatan SANLAT. Setelah sarapan anak anak kembali berkumpul sebentar di dalam masjid untuk kegiatan penutupan SANLAT. Alhamdulillah progam ini berlangsung dengan baik dan lancar. Semoga ilmu ilmu yang anak anak dapatkan dapat mereka amalkan dengan baik sehingga menjadi ilmu yang bermanfaat dan mendatangkan keberkahan dari Allah.
Dan ini kata sebagian mereka yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini ;
Alhamdulillah Seru bgt ustadz, banyak ilmu yang didapat, terus dapet banyak pengalaman baru, hal hal baru. Kegiatan kegiatan yang tidak biasa dijalani, pokoknya seru banget, apalagi ada doorprize nya. InsyaAllah kalau tahun depan diadakan lagi saya mau ikut lagi ustadz. Terima kasih banyak ustadz atas ilmu dan pengalaman berharganya. 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🥰🥰 (Raka-Salira Sabrang)
Alhamdulillah seru bngttt ustadz,kita bisa dapet ilmu baru,pengalaman baru,kita juga bisa ngisi liburan kita ini dengan hal yg lebih bermanfaat👍🏻👍🏻👍🏻 (Farah – Umbul Indah)
MasyaAllaah Mantap (Fandry – Sitong)
alhamdulillah seru ustadz, acaranya membuat kita banyak memperdalam tentang pengetahuan agama dan kita juga jadi punya pengalaman baru, banyak juga hikmah dan manfaat yang didapat, acara nya juga bisa membuat kita disiplin akan waktu 👍🏻👍🏻👍🏻(Aglla – Sitong)
Alhamdulillah seru ustadz..Kita bisa berkumpul bareng teman², shalat bersama dan dapat pengetahuan yang lebih. Kita juga bisa melatih diri kita untuk mandiri serta banyak ajaran tentang adab menuntut ilmu yg baik dan akhlak yg baik. (Lhutfiyah – Salira Tengah)
Alhamdulillah kegiatan nya seru banget ust. Selain bisa memperdalam ilmu agama jg bs mempererat silahtuhrahmi dengan teman ,melatih kebersamaan,ibadah jg jd giat & tepat waktu dan bs jd lebih mandiri lg.jd bs lebih fasih mengaji dan membaca al quran. Pokoknya seru bgt apalagi sesi game asah otak yg bikin mikir² tp ttp salah jg jawaban nya.dan lg ada doorprise nya jg.. Tahun depan pasti ikut lg insya Allah karena sangat berkesan acara nya.terima kasih untuk ilmu pengalaman nya 👍🏻👍🏻👍🏻 (Rafa – Sitong)
Masya Allah , Alhamdulillah ustd Sanlat nya seru bangetttt , Banyak ilmu yang bisa saya pelajari dari acara sanlat semalam , bisa lebih giat untuk beribadah dan mengaji dengan tepat waktu , serta bisa jadi lebih mandiri lagi ,,, semoga semua ilmu yang ustd berikan bisa bermanfaat bagi saya ,dan semuanya 🤲 Jika Tahun depan diadakan lagi insya Allah saya mengikuti kembali acara SANLAT SEJATI , Semoga semuanya slalu diberikan kesehatan agar bisa mengikuti acara Sanlat lagi 🤲 Terima kasih ustd untuk ilmunya , semoga ustd sehat slalu supaya tetap bisa membimbing kita semua 😇🙏🏻 (Zibran – Salira Tengah)
Alhamdulillah seru banget ust sanlat nya bisa belajar bnyk tentang agama, kebersamaan antar teman dan belajar ibadah teratur belajar berbagi bersama teman… insyaallah THN dpn ikut lagi ust…mks atas bimbingan nya 🙏 (Intan – Sitong)