Kajian Bulan Mei 2026 | Karyawan LBE

Seringkali kita terjebak dalam pola pikir bahwa pekerjaan itu ibadah, dan ini tidak salah. Akan tetapi, hal ini membuat sebagian orang maklum untuk menunda-nunda shalat. Kita terkadang menjadikan kesibukan pekerjaan kita sebagai alasan untuk menunda shalat, padahal secara tidak langsung kita seakan-akan menduakan Allah Azza wa Jalla. Maka sudah sewajibnya kita mendahulukan perintah Allah diatas segalanya termasuk pekerjaan kita.
‎
‎Bagaimana kita memprioritaskan shalat kita, akan mencerminkan bagaimana kita menata keseharian kita. Orang yang shalatnya tertata, senantiasa tepat waktu, maka Allah akan menata hidup orang tersebut. Bahkan Allah mengajarkan kepada kita agar menjadikan Sabar dan Shalat sebagai penolong kita. Allah Ta’ala berfirman dalam QS. Al-Baqarah: 45

وَٱسْتَعِينُوا۟ بِٱلصَّبْرِ وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى ٱلْخَٰشِعِينَ

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’.”

‎Ayat yang disebutkan tadi mengajarkan kepada kita, bahwa dalam banyak kesibukan dan kesulitan kita, yang paling utama untuk kita perbaiki adalah kualitas shalat kita. Memperbanyak sujud kita, memperhatikan kekhusyukan kita kepada Allah.
‎
‎Kemudian, Shalat adalah amalan yang paling awal dihisab oleh Allah Azza wa Jalla.

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَوَّلُ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الصَّلَاةُ، فَإِنْ صَلَحَتْ صَلَحَ لَهُ سَائِرُ عَمَلِهِ، وَإِنْ فَسَدَتْ فَسَدَ سَائِرُ عَمَلِهِ

“Yang pertama kali dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalat. Jika shalatnya baik, maka seluruh amalnya baik dan jika shalatnya rusak, maka seluruh amalnya rusak.”

‎
‎Bukan sedekahnya, bukan puasa nya, tetapi bagaimana shalatnya ketika di dunia, maka jika baik shalat seorang hamba, akan menjadi baiklah seluruh amal nya, sebaliknya jika buruk shalatnya, maka rusaklah seluruh amalnya sebaik apapun amal nya yang lain.
‎
‎Lantas bagaimana cara nya agar menjadikan shalat sebagai prioritas kita?
‎
‎Ada beberapa tips yang bisa kita terapkan dalam keseharian kita:
‎
‎1. Jadikan shalat itu sebagai tempat istirahat terbaik. Jangan menjadikan shalat sebagai beban baru, padahal Rasulullah dan para sahabat nya menjadikan shalat sebagai tempat istirahat terbaik.
‎
‎2. Manajemen waktu yang tegas, atur jadwal rapat kita, urusan kita agar tidak bertabrakan dengan Shalat.
‎
‎3. Mengerjakan prioritas utama terlebih dahulu. Jika kita memprioritaskan shalat, maka ketika datang waktu shalat kita bersegera untuk mengerjakan shalat tersebut sebelum melanjutkan pekerjaan lainnya. Karena semakin kita tunda, Syaithan akan menjadikan pekerjaan itu semakin terasa darurat sehingga Shalat kita menjadi terlalaikan
‎
‎Maka mari kita perbaiki prioritas kita, mengutamakan mencari Ridho Allah Azza wa Jalla. Semoga Allah memberikan kepada kita keberkahan dalam setiap usaha kita.

Tinggalkan Balasan