Kajian Bulan Februari 2024 | Ibu-Ibu Wali Santri TPQ Masjid Baiturrahman

Alhamdulillah pada kesempatan kali ini DKM Masjid Baiturrahman kembali mengadakan Kajian Parenting Wali Santri TPQ, pada kesempatan kali ini yang menyampaikan kajian adalah Ustadz Muhammad Ridjal Hafidzahullah, dengan tema “Mendidik Anak dengan Seimbang“.

Faktor-faktor yang menjadikan Seorang anak Sholeh bukan hanya sekedar sarana saja, akan tetapi bagaimana sikap seorang ibu, bagaimana Seorang ibu menghiasi dirinya dengan sikap pendidik, sehingga ibu dapat menjadi contoh bagi anaknya.
Setelah seorang ibu melakukan ikhtiar yang maksimal agar menjadi contoh bagi anaknya, maka kemudian hendaklah seorang ibu memikirkan apa saja yang harus ia didik pada anaknya. Sebagai manusia, Allah menciptakan manusia dalam bentuk yang paling sempurna. Sebagaimana firman Allah تعالى dalam QS. At-Tin: 4


لَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ فِىٓ أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ


“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”

Artinya Allah menciptakan manusia sebagai makhluk yang komplit. Ia memiliki keinginan, memiliki hasrat untuk bergaul, ia memiliki emosi. Disinilah peran seorang Ibu untuk menuntun anaknya menjadi seorang yang bukan hanya cerdas, namun juga menjadi seorang hamba yang dekat dengan Allah.

Maka Faktor-faktor yang harus ditanamkan oleh seorang ibu kepada anaknya agar menjadi seorang yang Shalih dan Shalihah adalah:

  1. Mendidik Aqidah mereka, Keyakinan yang benar, Aqidah yang diajarkan oleh Rasulullah. Jangan sampai kita menanamkan kepada anak kita Keyakinan yang salah, keyakinan yang batil.
  2. Membina Ibadah mereka, Seorang ibu harus mendidik anak-anaknya beribadah yang benar. Bagaimana wudhu yang benar, bagaimana Sholat yang benar, dan ibadah yang lainnya. Sehingga ketika mereka sudah baligh, mereka sudah terbiasa untuk sholat, puasa dan ibadah lain dengan benar.
  3. Mendidik mereka dalam Interaksi sosial. Agar mereka tahu bagaimana sosialisasi yang benar, agar mereka tahu bagaimana bergaul dengan orang yang lebih tua, bagaimana bicara dengan sopan dan santun, dan agar mereka tahu siapa teman yang baik dan teman yang buruk. Rasulullah bersabda:
    الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

“Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian”.

  1. Menanamkan nilai-nilai Akhlaq. Seorang ibu harus mengajarkan anaknya Akhlaq dan moral. Mereka harus tau mana yang baik dan mana yang buruk. Bagaimana adab ketika bertamu, dan sebagainya.
  2. Membina kehidupan Perasaan dan Emosinya. Mereka belajar tentang kepekaan, bagaimana emosi nya, bagaimana ia memahami emosi dan perasaan orang lain.
  3. Membina intelektualitasnya. Seorang ibu memberikan peluang kepada anaknya untuk berkembang sesuai dengan potensinya.
  4. Membina fisik mereka. Selain Intelektual nya, hendaklah kita melatih fisik anak-anak kita. Supaya mereka kuat, seperti yang diajarkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam.
  5. Membina pola hidup sehat. Mengajarkan mereka makan yang sehat, minum yang sehat, tidur tepat waktu, dan sebagainya. Sehingga mereka terbiasa dengan pola hidup sehat.
  6. Mendidik mereka sesuai dengan jenis kelamin mereka. Jangan sampai seorang anak terjerumus kepada penyimpangan seksual. Banyak di zaman sekarang perilaku meyimpang, seorang laki-laki berperilaku seperti perempuan dan sebaliknya disebabkan salahnya pola asuh ketika kecil.

Inilah Faktor-faktor yang harus ditanamkan secara seimbang kepada seorang anak, agar mereka tidak hanya pintar juga menjadi hamba yang dekat kepada Allah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *