Syariat sebelum Islam telah menyeru manusia untuk memiliki akhlaq mulia. Kemudian diutuslah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dengan membawa kesempurnaan akhlaq.
Akhlaq yang mulia memiliki banyak keutamaan, di antaranya:
Akhlaq yang mulia merupakan tanda kesempurnaan iman.
“Yang paling sempurna keimanan seseorang mu’min adalah yang paling bagus akhlaqnya dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istri-istrinya”. (HR. At-Tirmidzi dan beliau berkata hasan shahih).
Akhlaq yang mulia akan mengantarkan ke derajat orang yang senantiasa mengerjakan puasa dan shalat malam.
Dari ‘Aisyah radiyallahu ‘anha, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Sesungguhnya dengan akhlaq mulia seorang mukmin akan sampai ke derajat orang yang mengerjakan puasa dan shalat malam.”’ (HR. Abu Daud dan Ibnu Hibban, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib 2643)
Orang yang memiliki akhlaq yang bagus adalah sebaik-baiknya manusia.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ مِنْ خِيَارِكُمْ أَحَاسِنُكُمْ أَخْلاَقاً
“Sesungguhnya sebaik-baik kalian adalah yang paling bagus akhlaqnya”. (Muttafaqun ‘alaihi).
Dengan kegiatan ini, diharapkan kepada anak-anak agar memiliki akhlak yang mulia, terutama kepada ornag tuanya dan teman-teman nya.
Kajian anak-anak ini dilaksanakan pada tanggal 01 Januari 2022 dan dihadiri sekitar 70an lebih peserta yang mengaji di Masjid Baiturrahman dan peserta yang bukan anak-anak ngaji di luar masjid Baiturrahman LBE.
Penggunaan Mushaf Standar Utsmani Pada TPQ Masjid Baiturrahman LBE
Mushaf Standar ‘Utsmāni sudah familier di tengah masyarakat, namun terkait kemampuan membacanya masih kurang menjadi perhatian masyarakat, bahkan tidak sedikit masyarakat yang keliru dalam membacanya. Problematika yang terjadi di lapangan, terdapat kesalahan baca Alquran ketika santri menggunakan Mushaf Standar ‘Utsmāni.
Oleh karenanya TPQ Masjid Baiturrahman berupaya untuk menggunakan Mushaf Al-Qur’an Standar Utsmani dalam metode pembelajarannya, harapannya Santri santri TPQ Masjid Baiturrahman tidak asing lagi dengan Al-Qur’an standar Utsmani.
Alhamdulillah Ada Seorang Donatur / Hamba Allah yang mewakafkan Al-Qur’an untuk Santri TPQ Masjid Baiturrahman, Jazaahullahu khoiron.. semoga Allah memberikan balasan yang terbaik kepada pewaqaf Mushaf ini.
Uwais Al-Qarni, pemuda asal Yaman yang tidak dikenal di bumi, namun terkenal di langit.
Tidak banyak yang tahu kemuliaan Uwais Al-Qarni. Seorang pemuda miskin asal Yaman yang tidak dikenal di bumi, namun terkenal di langit. Ia berasal dari Qabilah Murad, lalu dari Qarn. Qarn sendiri adalah bagian dari Murad.
Uwais Al-Qarni sangat dicintai Rasulullah SAW dan penghuni langit. Dalam sebuah hadis Nabi yang diriwayatkan Imam Muslim: “Sesungguhnya tabi’in yang terbaik adalah seorang pria yang bernama Uwais. Ia memiliki seorang ibu dan dulunya berpenyakit kulit (tubuhnya ada putih-putih). Perintahkanlah padanya untuk meminta ampun untuk kalian,” demikian sabda Nabi kepada Umar bin Khattab.
Uwais Al-Qarni berpenyakit sopak, tubuhnya belang-belang. Meskipun cacat, ia adalah pemuda yang saleh dan sangat berbakti kepadanya ibunya. Ibunya adalah seorang perempuan tua lumpuh. Uwais tak pernah lelah merawat dan memenuhi semua permintaan ibunya. Hanya satu permintaan yang sulit ia kabulkan.
“Anakku, mungkin Ibu tak lama lagi akan bersama dengan kamu, ikhtiarkan agar Ibu dapat mengerjakan haji,” pinta Ibunya.
Uwais terkejut, perjalanan ke Mekkah sangatlah jauh melewati padang pasir tandus yang panas. Orang-orang biasanya menggunakan unta dan membawa banyak perbekalan. Namun Uwais sangat miskin dan tak memiliki kendaraan.
Uwais terus berpikir mencari jalan keluar. Kemudian, dibelilah seeokar anak lembu, Kira-kira untuk apa anak lembu itu? Tidak mungkinkan pergi Haji naik lembu. Subhanallah, ternyata Uwais membuatkan kandang di puncak bukit. Setiap pagi beliau bolak-balik menggendong anak lembu itu naik turun bukit. “Uwais gila.. Uwais gila…” kata orang-orang. Ya, kelakuan Uwais memang sungguh aneh.
Tak pernah ada hari yang terlewatkan ia menggendong lembu naik turun bukit. Makin hari anak lembu itu makin besar, dan makin besar tenaga yang diperlukan Uwais. Tetapi karena latihan tiap hari, anak lembu yang membesar itu tak terasa lagi.
Setelah 8 bulan berlalu, sampailah musim Haji. Lembu Uwais telah mencapai 100 Kg, begitu juga dengan otot Uwais makin membesar. Ia menjadi kuat mengangkat barang. Tahulah sekarang orang-orang apa maksud Uwais menggendong lembu setiap hari. Ternyata ia latihan untuk menggendong Ibunya.
Akhirnya Uwais menggendong ibunya berjalan kaki dari Yaman ke Mekkah. Alangkah besarnya cinta Uwais kepada ibunya. Ia rela menempuh perjalanan jauh dan sulit, demi memenuhi keinginan ibunya.
Faedah dari kisah Uwais Al Qarni di atas:
1- Kisah Uwais menunjukkan mu’jizat yang benar-benar nampak dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dia adalah Uwais bin ‘Amir. Dia berasal dari Qabilah Murad, lalu dari Qarn. Qarn sendiri adalah bagian dari Murad.
2- Hadits ini juga menunjukkan keutamaan birrul walidain, yaitu berbakti pada orang tua terutama ibu. Berbakti pada orang tua termasuk bentuk qurobat (ibadah) yang utama.
3- Doa orang selepas bepergian dari safar yang baik seperti haji adalah doa yang mustajab. Sekaligus menunjukkan keutamaan safar yang shalih (safar ibadah).
4- Menjadi orang yang tidak terkenal atau tidak ternama itu lebih utama.
5- Penilaian manusia biasa dari kehidupan dunia yang nampak. Sehingga mudah merendahkan orang lain. Sedangkan penilaian Allah adalah dari keadaan iman dan takwa dalam hati.
Dengan kegiatan ini, diharapkan kepada anak-anak agar menjadi anak sholeh dan sholehah yg berbakti kepada orang tua.
Kajian anak-anak ini dilaksanakan pada tanggal 27 November 2021 dan dihadiri sekitar 60 anak peserta yang mengaji di Masjid Baiturrahman.
Sebagian orang menganggap bahwa yang dinamakan dengan ketakwaan hanyalah menjalankan dan menunaikan hak-hak Allah tanpa memperhatikan hak-hak hamba-hamba-Nya. Padahal agama mencakup ibadah kepada Allah dan bermua’malah yang baik kepada makhluk Allah.
Mereka yang menganggap penerapan ajaran agama hanya terbatas pada bagaimana hubungan dengan Allah, tanpa memperhatikan bagaimana berakhlak mulia terhadap hamba-hamba-Nya, akhirnya benar-benar melalaikan penunaian hak-hak hamba-hamba Allah. Suatu fenomena yang menyedihkan tatkala ada sebagian orang yang sangat bersemangat dalam menjalankan syi’ar-syi’ar ibadah serta memperhatikan penampilan luar mereka yang sesuai dengan syari’at, bahkan menegakkan sunah-sunnah ibadah seperti shalat sunnah, puasa sunnah, tilawah Al-Qur’an, dan yang lainnya, namun mereka tidak memberikan perhatian yang besar pada sisi bermu’amalah dengan sesama manusia.
Banyak orang yang mengaku mencintai Al-Qur’an tapi dalam sehari-harinya ia lebih banyak berinteraksi dengan handphone (telpon genggam) daripada berlama-lama duduk bersama Al-Qur’an. Bagaimana mungkin dia dikatakan mencintai Al-Qur’an sementara dia tahan berlama-lama memainkan ponsel dan rasa kantuk menghampirinya saat menyentuh Al-Qur’an? Seorang yang dirundung cinta, hatinya akan senantiasa terpaut, bibirnya selalu menyebut, ia akan merindukannya saat ia jauh darinya dan memutuskan segala sesuatu kecuali bersamanya. Ibaratnya, menurut Sayyidina Ali, dia adalah tawanan yang tidak bisa lepas dari yang dicintainya.
Pembangunan Toilet Setelah setahun lebih beroperasinya Masjid Baiturrahman, kami pengurus DKM terus berbenah diri guna pelayanan terhadap para jamaah. Dengan melihat kebutuhan kegiatan I’tikaf pada tahun sebelumnya 2019, maka kami memandang perlu diadakan pembangunan toilet yang memadai bagi para jamaah sekalian . Untuk itu pada bulan Januari 2020 kita memaulai pembanguan toilet dengan menelan biaya kurang lebih 90 juta rupiah. Dana pembangunan berasal dari dana kotak amal dan kas DKM serta para muhsinin.
Kami ucapkan jazaakumullahu khatsiro untuk segenap pihak yang telah membantu, semoga Allah menerima amal ibadah kita semua.
Kegiatan Shalat Jumat Kegiatan shalat Jumat ini dihadiri oleh segenap karyawan dari PT. Lestari Banten Energi dan masyarakat amaupun perusahaan di sekitar PT. Lestari Banten Energi. Adapun untuk jadwal khotib untuk tahun 2020 adalah sebagaimana berikut:
“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.” ( Al isra:21).
Perjuangan ibu yang yang sangat berat dalam mengandung kita tercantum di dalam ayat:
Jika kita mencoba kembali mengulang memory di tahun 2019 maka kita akan teringat begitu banyak ni’mat Allah yang telah dilimpahkan kepada kita. Di waktu itu disaat tidak ada wabah melanda, alhamdulillah kita bisa beraktifitas dengan leluasa, bercengkrama dengan teman sejawat, tidak ada keraguan disaat berdiskusi, tanpa memerlukan masker dan lain sebagainya.
Moment meriah di tahun 2019 adalah moment ketika Ramadhan tiba. Moment dimana kegiatan bisa maksimal terlaksana. DKM menyelenggarakan kegiatan Semarak Ramadhan 1440 H.
Semarak Ramadhan 1440H diisi dengan serangkaian acara sebagaiman berikut ini:
Pandemi di tahun ini memang belum berakhir. Metoda pembelajaran pun dirubah menyesuaikan dengan keadaan agar penyebaran covid-19 bisa dikendalikan. Metoda pembelajaran daring (dalam jaringan) atau lebih dikenal on-line yang diterapkan sekitar setahun yang lalu hingga saat ini membawa tantangan tersendiri baik bagi para pengajar maupun murid.
Bagi mereka yang selalu bersemangat dalam belajar, tantangan apapun akan dihadapi. Baik dari segi fasilitas, komunkasi mauapun tantangan lainnya. Ternyata dimasa penuh tantangan ini ada murid-murid yang berprestasi di sekolahnya.
Idul Adha merupakan hari raya besar kedua milik kaum muslimin. Hari dimana berkumpul segenap kebaikan. Awal 10 hari bulan adalah hari-hari terbaik dalam setahun. Hari dimana dianjurkan untuk memperbanyak amal shalih secara umum dan dihari kesembilan disunnahkan berpuasa ‘arofah bagi kaum muslimin yang tidak menjalankan haji. Dan pada puncaknya yaitu Idul adha pada tanggal 10 Dzulhijjah dengan dilaksanakan shalat Ied dan penyembelihan hewan qurban.
Idul Adha pada tahun 2021 ini telah ditetapkan melalui sidang isbat jatuh pada hari Selasa, 20 Juli 2021.
Seperti biasa sebagaiman tahun-tahun sebelumnya DKM Masjid Baiturrahman menerima dan menyalurkan hewan kurban. Dan Alhamdulillah antusias dari jamaah dan perusahaan lainnya sangat bagus untuk bisa berbagi dengan masyarakat sekitar Masjid Baiturrahman.
Dalam penyelenggaran hewan kurban tersebut, beberapa perusahaan yang menyerahkan hewan kurabn adalah sebagaimana berikut: