

6 Tahapan Setan Menyesatkan Manusia
Ada beberapa murid nabi yang keluar dari islam, disebabkan terlalu berlebihan dalam mengagungkan nabi, sehingga ketika nabi wafat, mereka tergoda tipuan syaithan hingga keluar dari islam.
Adapula seorang Ahli ibadah di zaman ibnu qayyim, nampak bekas bekas ibadah di wajahnya, seorang yang amat taat, dan tidak pernah bermaksiat kepada Allah. Suatu hari, ia melihat wanita yang amat cantik, ia menyukai wanita itu begitupun sebaliknya. Akan tetapi wanita itu seorang nasrani, disinilah syaithan menggoda lelaki tersebut, hingga akhirnya ia keluar dari agama Islam.
Bahkan pada zaman dahulu ketika bekum ada elektronik dsb, betapa lihainya syaithan menggoda manusia, menjerumuskannya kedalam kesesatan hingga bahkan seorang yang ahli ibadah sekalipun terjerumus hingga mati dalam keadaan kafir. Allah abadikan sumpah syaithan dalam surah Al-A’raf ayat 17, tentang bagaimana syaithan akan menyesatkan manusia, dari segala arah, sampai tidak ada lagi manusia yang bersyukur.
Banyak diantara kita membayangkan syaithan adalah makhluk yang menyeramkan, akan tetapi syaithan sebenarnya adalah sifat, sifat sifat yang amat buruk, sehingga cara memerangi nya ialah dengan nasihat, ayat ayat dan hadits hadits. Oleh karena itu, iblis akan selalu menjerumuskan manusia kedalam kesesatan, hingga akhirnya masuk kedalam neraka. Diantaranya :
1. Syaithan akan menjerumuskan manusia kedalam kesyirikan, melalui berbagai macam cara hingga akhirnya seorang keluar dari Islam.
2. Syaithan akan menggoda manusia agar menghiasi amalannya dengan hal hal yang tidak pernah dicontohkan Rasulullah (Bid’ah).
3. Syaithan akan mengajak manusia melakukan dosa besar. Seperti Durhaka kepada orangtuanya, dan sebagainya.
4. Jika gagal, Syaithan akan mengajak manusia untuk melakukan dosa dosa kecil, hingga tertumpuk dosa itu menjadi sangat banyak.
5. Jika gagal dengan dosa kecil, maka syaithan akan menggoda manusia dengan Hal hal mubah, yang jika terlalu berlebihan akan membawa kepada hal yang diharamkan Allah. Misalnya : Seseorang mengobrol terlalu banyak hingga tak terasa lisannya mengatakan hal hal buruk (Ghibah).
6. Jika masih gagal dengan hal-hal, Syaithan akan mengajak manusia untuk menyingkirkan yg afdhol dan mengerjakan yang tidak Afdhol.
Contoh : Rasulullah bersabda “Jika sholat didirikan, maka tidak ada sholat kecuali yang fardhu” Maka jika iqomah dikumandangkan hendaknya seseorang memutus sholat sunnah nya dan bersegera melaksanakan sholat wajib.
Contoh lainnya, ketika imam sudah ruku’, ia malah sibuk bersiwak. Bersiwak adalah hal yang sunnah, akan tetapi hal yang wajib harus didahulukan daripada yang sunnah.
