Kajian Bulan Oktober 2023 | Ibu-Ibu Wali Santri TPQ Masjid Baiturrahman

Allah telah menjadikan agama Islam sebagai agama yg sempurna sebagai mana firman Allah تعالى berfirman:

اليوم أكملت لكم دينكم وأتممت عليكم نعمتي ورضيت لكم الإسلام دينا
Artinya :
“Pada hari ini tlh ku sempurnakan agamamu untukmu dan aku sempurnakan nikmatku untukmu dan aku ridho Islam sebagai agamamu” (QS.Al Maidah:3)

Apalagi dalam hal mendidik anak banyak sekali ayat-ayat dan hadits-hadits nabi yg menjelaskan tentang hal tersebut sehingga kita tdk perlu mencari-cari teori org barat cukup degan ayat-ayat Quran dan hadits Nabi .Dalam Al Quran Allah berfirman dalam surah at tahrim ayat 6 :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ
Artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”(QS At tahrim:6).

Ali bin Abi tholib berkata makna ayat tersebut :
علموا أنفسكم وأهليكم الخير
“Ajarailah dirimu dan keluaragamu kebaikan”

Dalam tafsir yg lain dikatakan :
علموا و أدبوا
“Ajarailah ilmu dan Adab”

Dengan demikian berarti menjaganya degan mengajarkannya ilmu serta adab dan akhlaq.Dalam Al Quran ada tiga istilah bagi anak yg menunjukkan kedudukannya :

  1. Anak adalah zinah (perhiasan)
    Allah berfirman dalam surah Al kahfi :
    اَلْمَالُ وَالْبَنُوْنَ زِيْنَةُ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَاۚ وَالْبٰقِيٰتُ الصّٰلِحٰتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَّخَيْرٌ اَمَلًا
    Artinya
    Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amal kebajikan yang terus-menerus adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan(QS.Al kahfi : 46)
  2. Anak adalah fitnah (ujian)
    Sebagaimana firaman Allah dalam surat Al Anfal ayat 28 :
    وَاعْلَمُوْٓا اَنَّمَآ اَمْوَالُكُمْ وَاَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ ۙوَّاَنَّ اللّٰهَ عِنْدَهٗٓ اَجْرٌ عَظِيْمٌ ࣖArtinya”Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah ada pahala yang besar”
  3. Anak bisa jadi musuh
    Sebagaimana firman Allah dalam Surah at tagobun ayat 14 :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّ مِنْ اَزْوَاجِكُمْ وَاَوْلَادِكُمْ عَدُوًّا لَّكُمْ فَاحْذَرُوْهُمْۚ وَاِنْ تَعْفُوْا وَتَصْفَحُوْا وَتَغْفِرُوْا فَاِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

“Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang”.

Kata para Ulama:
الحضانة للأم و الولاية للأب
“Pengasuhan itu bagi ibu dan perwalian itu bagi bapak”.

قر في بيوتكن
“Dan seorang wanita itu hendaknya diam di rumahnya”


Tarbiyah(pendidikan) anak itu lebih luas daripa taklim(pengajaran) karena pendidikan itu artinya menyiapkan secara keseluruhan.

Diantara dimensi pendidikan anak:

1. Menyiapkan aqidahnyaMenyiapkan ibadahnya

2. Membimbing pergaulanya /relasi sosial

3. Mengajarkannya akhlaq dan Adab

4. Mengajarkan kepada mereka perasaan /emosional.

5. Mengajarkan ilmu intelektualitas

6. Mengajarkan bagaimna cara penggunaan fisiknya atau jasmaninya

7. Membina pola hidup sehatnya

8. Membina/Mendidik sesuai jenis kelamin, laki-laki atau perempuan .


    Para Ulama mengatakan kesembilan poin ini harus disamapaikan dan diajrkan ke anak kita sebelum waktu baligh.Dan faktor -faktor yg menentukan keberhasilan dalam Mendidik anak :
    1.Ilmu,
    -Ilmu tentang apa yg akan diajarkan
    -Ilmu tentang cara mengajarkan
    -Ilmu tentang siapa yg kita ajarkan

    2.Sarana dan prasarana pendidikan.

    3.Sifat-sifat pendidik.

    4.Mendoakan anak.
    Doa terbagi menjadi dua:
    -Doa secara umum misalnya “Robbi habli minassolihin”
    -Doa secara khussus sesuai kebutuhan anak

    1. Memberikan keteladanan.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *