

Merindukan Anak yang Shalih
Kita pasti ingin memiliki anak yang Sholeh dan Sholihah, akan tetapi hal ini tidak lah semudah yang dibayangkan. Begitu banyak di zaman ini orangtua mengharapkan anak yang shalih dan shalihah, akan tetapi mereka tidak mencerminkan keshalihan. Banyak do’a yang telah dicontohkan dalam Al Qur’an dan Al Hadits. Di antaranya ada do’a yang berasal dari para Nabi ‘alaihimush sholaatu was salaam.
Nabi Ibrahim ‘alaihis salaam berkata,
«رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحين»
“Ya Allah, Anugerahkanlah kepadaku (Seorang Anak) yang termasuk diantara orang-orang yang Shalih.”
Maka diantara sikap orangtua agar mendapat anak yang Sholeh dan Sholihah:
- Orangtua adalah “Al-Madrasatul Ula”. Orangtua adalah tempat pertama seorang anak untuk mengambil ilmu, dari orangtua lah anak mendapat contoh perilaku, akhlak dan sifat. Orangtua harus memberi contoh dan mengontrol masalah ibadah seorang anak.
- Berikan makan anak kita dari barang yang halal, jangan berikan mereka makan dari Rizki yang haram.
- Perkenalkan dan pergaulkan anak-anak kita dengan orang-orang Shalih. Jangan sampai anak kita bergaul dengan orang-orang yang salah, yang tidak sholat, sehingga anak kita menjadi malas untuk beribadah. Rasulullah juga bersabda:
«الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ، فَلْيَنْظُر أَحَدُكُم مَنْ يُخَالِل»
“Seseorang itu tergantung agama teman dekatnya. Oleh karena itu, hendaklah seseorang dari kalian memperhatikan siapa yang dia jadikan teman dekatnya.” - Berikan anak kita pelajaran tentang Al-Qur’an, jika kita tidak mampu maka antarkanlah kepada ustadz, sehingga anak kita menjadi seorang yang paham agama.
- Hendaklah orangtua memberikan nama anaknya dengan nama nama yang baik. Diantara nama terbaik yang disukai Rasulullah adalah ‘Abdullah dan ‘Abdurrahman.
