
Alhamdulillah, Pada hari Sabtu, 28 Desember 2024 ini, Kami mendapatkan kesempatan untuk mengadakan kajian Parenting bersama Ustadz Drs. Muhammad Ridjal, Psikolog dengan tema “Menanamkan Adab dan Akhlak Mulia pada Anak” yang diadakan di Masjid Baiturrahman LBE Salira.
Kajian ini dihadiri oleh para Wali Santri TPQ Masjid Baiturrahman & segenap pengajar ngaji di TPQ Masjid Baiturrahman.
Dalam mendidik anak itu memanglah harus komperhensif, sehingga anak itu menjadi seimbang. Jangan sampai anak hanya bagus salam satu sisi tetapi jelek dalam sisi lainnya.
Nah, pada kesempatan kali ini akan dibahas bagaimana mendidik Akhlak seorang anak. Karena banyak di zaman sekarang ini, anak-anak begitu tidak berakhlak. Maka penting bagi kita mempelajari adab dan akhlak Islam.
Para Ulama membedakan tentang adab dan Akhlak. Adab adalah etika berperilaku, bagaimana makan, minum, berbicara sesuai dengan ajaran Islam yang mulia.
Kepada siapakah dan Apa saja Adab yang harus kita ajarkan kepada anak-anak kita?
- Menanamkan Adab kepada anak atas Orangtua nya.
Syaikh Musthafa Al-Adawi menjelaskan bahwa Hendaklah menanamkan Adab kepada Orangtua dengan sistem silang. Maka yang tentang bagaimana Beradab terhadap Ibu adalah Ayahnya. Sebaliknya yang mengajarkan Adab Terhadap Ayah adalah sang Ibu.
Apa saja yang Harus diajarkan?
Yang pertama: Ajarkan cara memandang Orangtua. Ajarkan mereka agar memandang kepada Orangtua dengan penuh hormat, Penuh kelembutan, Penuh dengan Kasih Sayang.
Yang Kedua: Ajarkan bagaimana Adab berbicara kepada Orangtua.
Allah berfirman:
فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا
“maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya (Orangtua) perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, serta ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.” (QS. Al-Isra’:23)
Yang Ketiga: Ajarkan bagaimana Adab Memanggil Orangtua.
Dilarang dalam Syariat ini memanggil Orangtua dengan Namanya, bahkan walaupun ditambahi ‘Pak/Ibu’. Jangan pula berteriak kepada Orangtua. Datangi, panggil dengan lembut.
Yang keempat: Ajarkan bagaimana seharusnya anak berjalan, duduk ketika bersama Orangtua.
Janganlah anak itu berjalan mendahului Orangtua, Janganlah anak duduk lebih tinggi dari orangtuanya.
- Ajarkan anak bagaimana Beradab kepada para Ulama.
Karena para Ulama ini memiliki kedudukan yang tinggi. Nabi bersabda:
الْعُلَمَاءُ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ
“Ulama adalah Pewaris Para Nabi.” (HR. Abu Dawud)
Ajarkan kepada anak menghormati para Ulama. Jaga kehormatannya, jangan berbicara di belakang gurunya, mendengarkan dengan Baik. Ajarkan mereka bahwa mengingatkan guru itu berbeda dengan orang lain, ajarkan mereka untuk mengingatkan dengan cara bertanya.
- Adab dengan Saudara.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيْرَنَا وَيُوَقِّرْ كَبِيْرَنَا
“Bukanlah termasuk golongan kami, orang yang tidak menyayangi anak kecil dan tidak menghormati orang yang dituakan diantara kami”.
- Adab dengan Tetangga
Rasulullah bersabda:
وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ
“Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tetangganya.”
Bagaimana cara memuliakan tetangga?
Yang paling ringan adalah tidak mengganggunya. Apapun caranya, yang menimbulkan kemarahan tetangga kita. Ini yang paling ringan.
Kedua adalah membantu tetangga, dan yang Ketiga hendaklah menjaga nama baik tetangga. Inilah yang kita ajarkan kepada anak kita.
- Adab meminta izin
Banyak kita lihat anak-anak sekarang tidak terbiasa meminta izin. Baik masuk kamar, masuk kamar orangtua, bahkan masuk ke Rumah oranglain.
Maka Ajarkan anak kita untuk meminta izin, Izin masuk ke kamar yang bukan miliknya, terlebih masuk ke rumah orang lain.
Kemudian ajarkan untuk izin menggunakan barang yang bukan miliknya.
- Adab makan dan minum
Ajarkan bahwa hendaklah makan itu mengucapkan Bismillah, kemudian makanlah dari bagian yang dekat darinya, ketiga hendaklah ajarkan untuk mengunyah makan dengan baik, makan dengan tangan kanan dan ajarkan untuk menutup makan dengan Alhamdulillah dan makan dengan duduk.
Nabi Shalallahu alaihi wasallam bersabda kepada Ibnu Abbas:
يا غُلاَمُ سَمِّ اللهَ وَكُلْ بِيَمِيْنِكَ وَكُلْ مِمَّا يليك
“Wahai anak muda, sebutlah Nama Allah (bismillaah), makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah dari apa-apa yang dekat denganmu.”
- Adab dalam berpenampilan
Ajarkan kepada mereka untuk menutup Surat dengan baik, hindari pakaian yang menjadi ciri khas orang non muslim. Karena Nabi bersabda:
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.”
Kemudian ajarkan anak agar mencukur rambut sesuai Sunnah, jangan sampai Qaza’ (Mencukur bagian samping rambut dan menyisakan tengahnya saja).
- Adab dalam mendengarkan Al-Qur’an.
Ajarkan kepada anak agar mendengar tatkala dibacakan Al-Qur’an. Allah berfirman:
وَاِذَا قُرِئَ الْقُرْاٰنُ فَاسْتَمِعُوْا لَهٗ وَاَنْصِتُوْا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ
“Jika dibacakan Al-Qur’an, dengarkanlah (dengan saksama) dan diamlah agar kamu dirahmati.” (QS. Al-A’raf: 204)
Adapun beberapa Akhlak yang harus diajarkan:
- Jujur
Karena jujur itu adalah akhlak yang mendekatkan kepada kebaikan, dan kebaikan akan mendekatkan kepada Surga. Jangan menoleransi kebohongan anak sedikitpun.
Nabi Shalallahu alaihi wasallam bersabda:
عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ
يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا
وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ
وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا
“Hendaklah kamu semua bersikap jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa ke sorga. Seseorang yang selalu jujur dan mencari kejujuran akan ditulis oleh Allah sebagai orang yang jujur. Dan jauhilah sifat bohong, karena kebohongan membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa ke neraka.Orang yang selalu berbohong dan mencari-cari kebohongan akan ditulis oleh Allah sebagai pembohong” - Akhlak dalam menjaga rahasia orang
Di zaman ini, banyak kita lihat orang-orang yang menyebarkan rahasianya sendiri, bahkan rahasia oranglain. Maka Ajarkan kepada anak untuk menjaga rahasia, karena begitu beratnya tanggung jawab menjaga rahasia orang lain. - Akhlak Amanah
Ketika seorang anak itu dititipi sebuah amanah, ajarkan kepada anak untuk menjaga hal tersebut sampai selesai. - Tanamkan kepada anak Akhlak lapang dada
Ajarkan anak agar Jangan mendengki, mudah memaafkan. Karena orang yang sulit memaafkan akan sulit dalam hubungan muamalahnya.
Berikut adalah rekaman kajian Parenting Bersama Ustadz Drs. Muhammad Ridjal, Psikolog.

